Dinkes NTT Distribusi APD Sesuai Kebutuhan

Pemprov NTT melalui Dinkes telah beberapa kali mengirim APD dan juga swab kit termasuk masker ke kabupaten dan kota di NTT.

POS-KUPANG.COM/KANIS JEHOLA
Kepala Dinas Kesehatan NTT, drg. Dominikus Minggu, M.Kes 

Dinkes NTT Distribusi APD Sesuai Kebutuhan

POS-KUPANG.COM|KUPANG - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi NTT mendistribusi Alat Pelindung Diri (APD) sesuai kebutuhan masing-masing daerah. Selain APD juga pengiriman rapid test.

Hal ini disampaikan Kepala Dinkes NTT, Dr.drg. Domi Mere,M.Kes, Senin (6/4/2020).

Menurut Domi, Pemprov NTT melalui Dinkes telah beberapa kali mengirim APD dan juga swab kit termasuk masker ke kabupaten dan kota di NTT.

"Kita sudah kirim APD secara beberapa kali kE kabupaten dan kota. Pengiriman dilakukan melalui Posko Gugus Tugas masing-masing daerah di NTT," kata Domi.

Dijelaskan, pada pengiriman terakhir itu masing-masing kabupaten dan kota dengan rincian APD berupa baju cover all sebanyak 50 pcs dan 20 dacron (Swab kit) dan masker.

"Jadi kita kirim secara bertahap ke setiap rumah sakit di NTT. Begitu juga dengan rapid test," katanya.
Dikatakan, APD dan sarana lain yang dikirim itu guna menunjang pelaksanaan pemeriksaan di rumah sakit-rumah sakit.

Sedangkan soal rapid test, Domi mengatakan, pihaknya telah membagi juga ke kabupaten-kabupaten dan Kota Kupang sesuai kebutuhan dan juga stok yang ada di provinsi.

"Beberapa waktu lalu,kita sudah langsung titip kepada para direktur rumah sakit saat mereka hadir dalam kegiatan on the job trek," katanya.

Dikatakan, mengingat stok rapid test di provinsi juga terbatas, maka dari 2.300-2.400 rapid test, yang ada saat ini tinggal 180 rapid test.

"Jadi saat ini stok yang ada di gudang Dinkes NTT hanya 180 ," katanya.

Domi mengakui, distribusi terakhir untuk Kota Kupang sebanyak 100 rapid test,mengingat jumlah ODP tertinggi di Kota Kupang.

Untuk diketahui sampai dengan Senin (6/4/2020) pukul 14.00 wita, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di NTT saat mencapai 686 orang dan sebanyak 195 ODP yang dinyatakan sembuh atau selesai masa pemantauan.

Dari jumlah itu 682 orang karantina secara mandiri, 4 ODP dirawat di rumah sakit.

UPDATE CORONA SIKKA : Satu Jam Sebelum KM Lambelu Sandar, Pelabuhan Lorens Say Maumere Masih Sepi

Pasien Positif Covid-19 Terus Bertambah, Rocky Gerung Ragukan Jumlahnya, Pemerintah Palsukan Data?

Perlakuan Reino Barack ke Syahrini di Belakang Kamera Diungkap Seorang Makeup Artist, Benaran Mesra?

Pastor Paroki Lamahora Apresiasi Aksi Semprot Disinfektan Oleh Kahmi Lembata

Sedangkan jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 15 orang. Sebanyak 8 PDP dirawat di rumah sakit dan 7 orang isolasi mandiri.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved