BBPP Kupang Ikut Rapat Koordinasi Online Dengan Kepala Pusat Pelatihan Pertanian

Di tengah Merebaknya virus corona telah membuat perubahan di berbagai sektor kehidupan masyarakat Indonesia.

Penulis: Edy Hayong | Editor: Rosalina Woso
Dok. BBPP Kupang.
Jajaran BBPP Kupang saat Ikut Rapat Koordinasi Online dengan Kepala Pusat Pelatihan Pertanian. 

BBPP Kupang Ikut Rapat Koordinasi Online Dengan Kepala Pusat Pelatihan Pertanian

POS-KUPANG.COM I NOELBAKI-- Di tengah Merebaknya virus corona telah membuat perubahan di berbagai sektor kehidupan masyarakat Indonesia.

Salah satunya kebijakan social distancing yang melarang masyarakat melakukan kegiatan di luar rumah tanpa keperluan mendesak. Termasuk dalam hal pelatihan untuk mencegah terjadinya penyebaran yang meluas.

Efeknya adalah semua pendidikan dan pelatihan konvensional harus dihentikan untuk sementara waktu, bahkan proses rapat-rapat pun untuk sementara tidak diperbolehkan, dalam rangka menjaga penyebaran Covid-19 agar tidak semakin luas dan parah penyebarannya.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) dalam arahannya mengatakan bahwa pelatihan harus tetap jalan, tetapi dengan memanfaatkan online system dan e-learning, serta memaksimalkan fungsi Agriculture War Room (AWR) Kementan.

Kepala Pusat Pelatihan Pertanian, Bustanul Arifin menindaklanjuti arahan SYL dengan menggelar
Rapat Koordinasi Online lingkup Pusat Pelatihan Pertanian yang diikuti BBPP Kupang dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pelatihan lainnya lingkup BPPSDMP, Jumat (3/4/2020).

Bustanul Arifin mengatakan, perubahan tersebut harus dimulai dari peningkatan penggunaan teknologi informasi dalam semua kegiatan yang dilaksanakan oleh pusat pelatihan pertanian, contohnya seperti rapat saat ini.

Rapat tersebut membahas mengenai pengembangan metode dan model pelatihan di tengah pandemi corona virus saat ini, menyamakan persepsi mengenai strategi mengejar realisasi anggaran tiap UPT, serta membahas diperlukannya revisi kegiatan untuk mengejar realisasi anggaran.

Dalam rapat koordinasi online tersebut dijelaskan bahwa BBPP Binuang, BBPP Kupang, dan BPP Jambi telah melewati realisasi anggaran 30 persen, bahkan lebih.

Kepala Pusat Pelatihan Pertanian Kementerian Pertanian menyampaikan, pelatihan tidak boleh berhenti di tengah pandemi Covid-19. Jika diperlukan, pelatihan tematik harus dirubah formatnya, diganti dengan model pembelajaran E-learning.

Kepala BBPP Kupang drh. Bambang Haryanto, MM  mengatakan, BBPP Kupang terus meningkatkan realisasi serapan anggaran dari kegiatan yang ada di balai dan Alhamdulillah sudah melebihi 30 persen.

Update Corona Sumba Timur : ODP Covid-19 di Sumba Timur Bertambah Jadi 41 Kasus

VIDEO - Tak Mengindahkan Imbauan Terkait Covid-19, Polisi Hukum Push Up Pemuda di Mauponggo

Cegah Covid-19, Umat Pra Paroki St.Hieronimus Emilianus Jawang Berdiri Untuk Dapat Berkat Daun Palma

Lebih lanjut dikatakan Bambang, dalam situasi pandemi corona BBPP Kupang untuk sementara menunda beberapa kegaiatan pelatihan untuk mencegah meluasnya penyebaran corona, dan akan melakukan perubahan pelatihan menggunakan teknologi Informasi seperti pelatihan online atau e-learning.(Lapora Reporter POS-KUPANG.COM/Adv-BBPP Kupang).

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved