Virus Corona

Di Indonesia 18 Dokter Meninggal, di India Dokter Diludahi dan Dilempari Batu Saat Perangi Covid-19

Dokter dan paramedis ternyata tidak hanya terpapar virus corona hingga meninggal karena merawat pasien Covid-19, seperti yang terjadi di Indonesia

Editor: Agustinus Sape
Instagram
Ilustrasi dokter di India. 

Pemerintah transparan

Untuk itu, IDI meminta Pemerintah dalam hal ini Kementerian Kesehatan untuk lebih transparan mengenai pasien, khususnya tenaga medis yang sudah dinyatakan positif maupun PDP Covid-19.

Data tersebut penting diperlukan untuk bisa melacak dugaan penularan virus dan memonitor siapa saja yang sudah terpapar.

"Semestinya Kemenkes atau Dinkes setempat bisa mengumumkan tenaga medis yang meninggal. Tidak harus menunggu penderita sendiri atau keluarganya yang menyampaikan. Informasi tentang siapa saja yang tertular penting untuk memutus mata rantai penularan," jelas Halik.

Halik menyebut, apabila Pemerintah bisa memberikan data awal yang dibutuhkan, IDI akan membantu mendorong strategi pencegahan Covid-19 di kalangan pelayan kesehatan.

"Jika pemerintah bisa berikan datanya, kami akan membantu untuk mendorong strategi pencegahannya," sebut Halik.

Pelatihan penanganan Covid-19

Sementara belum adanya data yang dimiliki, IDI telah melakukan sejumlah langkah untuk meminimalisir jatuhnya korban jiwa dari kelompok tenaga kesehatan.

Salah satunya dengan memberikan imbauan dan pelatihan penanganan Covid-19 kepada para dokter.

Selain itu, IDI juga memberikan bantuan APD pada rekan-rekan yang kesulitan mendapatkannya, melalui donasi IDI Peduli.

Hal itu menyadari ada banyak pihak di luar pemerintahan yang bergerak turut memberikan bantuan APD kepada tenaga medis, IDI mengaku sangat berterima kasih.

"Kami berterima kasih kepada masyarakat yang sudah berinisiatif menggalang bantuan APD, lembaga kemanusiaan, UMKM, dan berbagai solidaritas yang muncul untuk mengantisipasi makin bertambahnya korban dalam penanganan Pandemi Covid-19 ini," ucap Halik.

Sumber: BBC News Indonesia

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved