Virus Corona

Di Indonesia 18 Dokter Meninggal, di India Dokter Diludahi dan Dilempari Batu Saat Perangi Covid-19

Dokter dan paramedis ternyata tidak hanya terpapar virus corona hingga meninggal karena merawat pasien Covid-19, seperti yang terjadi di Indonesia

Editor: Agustinus Sape
Instagram
Ilustrasi dokter di India. 

Dia mengatakan, area itu baru-baru ini menjadi saksi demonstrasi menentang undang-undang kewarganegaraan yang anyar.

"Sehingga kemarahan meluap dan diwujudkan dalam serangan ini. Namun, apapun alasannya, tidak ada yang bisa membenarkan aksi kekerasan, khususnya terhadap dokter dalam darurat kesehatan nasional," paparnya.

Sementara itu, sebuah rumah sakit di Kota Ghaziabad di bagian utara India juga menjadi tempat kericuhan pada Kamis (02/04).

Rumah sakit itu menempatkan setidaknya 21 orang di karantina setelah mereka menghadiri acara Jamaah Tabligh yang dikaitkan dengan ratusan kasus positif corona di India.

Di rumah sakit Ghaziabad, beberapa orang yang dikarantina dituding menggunakan kata-kata makian kotor ke sejumlah perawat.

Hampir 400 kasus Covid-19 terlacak asal-usulnya ke pertemuan Jamaah Tabligh di Delhi.
Hampir 400 kasus Covid-19 terlacak asal-usulnya ke pertemuan Jamaah Tabligh di Delhi. (GETTY IMAGES)

"Beberapa orang berjalan telanjang di bangsal rumah sakit serta melecehkan dokter-dokter dan perawat perempuan," papar seorang dokter yang bekerja di rumah sakit itu kepada BBC.

"Mereka terus meminta rokok dan tembakau."

Seorang perwira senior polisi di kota tersebut memaparkan kepada BBC bahwa sejumlah dokter telah mengadukan kasus pidana.

"Mengadukan kasus adalah pilihan terakhir. Polisi masih berupaya membuat mereka memahami keparahan situasi ini," ujarnya.

Para dokter dan perawat meminta masyarakat mengikuti arahan dan tidak panik.
Para dokter dan perawat meminta masyarakat mengikuti arahan dan tidak panik. (SOPA IMAGES)

Insiden-insiden serupa dilaporkan terjadi di ibu kota India, Delhi.

Sejumlah peserta pertemuan Jamaah Tabligh yang berada di fasilitas karantina yang dikelola perusahaan kereta api disebut-sebut meludahi beberapa dokter.

Deepak Kumar, juru bicara perusahaan Northern Railways, mengatakan situasi sudah terkendali.

"Para peserta sudah diberi pengarahan dan kini mereka bekerja sama dengan para staf," katanya.

Pemerintah daerah Delhi dilaporkan telah menulis surat kepada polisi, berisi permintaan tambahan keamanan untuk staf medis.

Laporan mengenai serangan terhadap dokter dan perawat juga datang dari Kota Hyderabad di selatan dan Kota Surat di barat.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved