Cegah Covid-19, PT.ASDP Batasi Frekuensi Penyeberangan Kupang-Aimere-Waingapu Sekali Dalam Seminggu
Cegah Covid-19, PT.ASDP Batasi Frekuensi Penyeberangan Kupang-Aimere-Waingapu Hanya Sekali Dalam Seminggu
Penulis: Robert Ropo | Editor: Rosalina Woso
Cegah Covid-19, PT.ASDP Batasi Frekuensi Penyeberangan Kupang-Aimere-Waingapu Hanya Sekali Dalam Seminggu
POS-KUPANG.COM | WAINGAPU---Dalam mencegah dan mendukung kebijakan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sumba Timur untuk memerangi pandemi covid-19, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Kupang mengurangi/membatasi frekuensi penyeberangan KMP dari pelabuhan Asal Kupang Tujuan Aimere-Waingapu dengan seminggu hanya sekali.
Supervaisor PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Waingapu Andri Matte menyampaikan itu kepada POS-KUPANG.COM, Minggu (5/4/2020).
Andri mengatakan, sesuai permintaan agar pihaknya mengurangi atau pembatasan frekuensi kunjungan kapal, sehingga untuk sementara waktu selain Kupang-Aimere -Waingapu pergi pulang (PP) hanya sekali dalam seminggu dan juga Kupang-Sabu-Waingapu PP hanya sekali dalam pekan.
"Ini sebagai bentuk kita mengikuti permintaan Pemerintah dan kita juga tetap mendukung dan mentaati kebijakan daerah/Pemda guna memerangi wabah covid-19 ini," ungkap Andri.
Andri juga mengatakan, setiap KMP baik berangkat dari pelabuhan asal Kupang maupun pelabuhan tujuan Kanatang Waingapu tetap memperhatikan SOP Protokol Penanggulangan Penyebaran Covid-19, meskipun NTT hingga saat ini belum zona merah alias belum positif terpapar virus corona.
"Kita juga siapkan tempat cuci tangan bagi para pengguna jasa sebelum masuk kantor dan pembelian tiket di loket dan sterilisasi ruang tunggu Penumpang pelabuhan penyeberangan Kanatang Waingapu,"ungkap Andri.
• Fadli Zon Kritik Keras Kebijakan Jokowi, Komentar Politisi Gerindra Sentil Dadurat Sipil yang Batal
• Lomba Menggambar Virtual Pos Kupang Kerja Bareng Kodim 1604, Simak Persyaratannya !
• Irenuis Rabu Gigit Jari, Pencuri Gasak Mesin Traktor Tangan di Rumah, Kerangkanya Dilepas Berserakan
Ketika ditanya, Pemda Sumba Timur sudah melarang Kapal bermuatan Penumpang untuk tidak boleh masuk demi mencegah wabah virus corona, Kata Andri, manyangkut korona sudah ada SOP nya sesuai protokol penanggulangan penyebaran covid-19, yang punya kewenangan menjawab adalah KSOP dan KKP sebagai koordinator wilayah. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo)