Bantu Pemda Ende Atasi Corona Ibu-ibu Binaan Nakertrans Giat Jahit Masker untuk Warga

Seiring dengan masifnya penyebaran virus corona atau covid-19 di Tanah Air, ketersedian Alat Pelindung Diri (APD) termasuk masker, kian langka.

Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/LAUS MARKUS GOTI
Para ibu binaan Nakertrans Kabupaten Ende sedang menjahit masker di ruang Balai Latihan Kerja Nakertrans Ende, Kamis (2/4/2020). 

Bantu Pemda Ende Atasi Corona Ibu-ibu Binaan Nakertrans Giat Jahit Masker untuk Warga

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Seiring dengan masifnya penyebaran virus corona atau covid-19 di Tanah Air, ketersedian Alat Pelindung Diri (APD) termasuk masker, kian langka.

Menyikapi problem ini, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengerahkan para ibu binaan Dinas Nakertrans menjahit masker.

Disaksikan POS-KUPANG.COM, Kamis (2/4/2020) ada sembilan orang ibu binaan Nakertrans di salah satu ruang Balai Latihan Kerja Nakertrans Ende, tampak sibuk menjahit masker dengan mesin jahit manual.

"Sehari mereka masing-masing sekitar ada sepuluh masker yang mereka hasilkan," ungkap Kepala Dinas Nakertrans, Kapitan Lingga saat menemani wartawan meliput penjahitan masker.

Masker-masker yang dihasilkan, kata Lingga akan diberikan kepada masyarakat Kabupaten Ende, terutama orang dalam pemantauan (ODP) Covid-19, warga yang mudik ke Ende dari daerah terjangkit Covid-19.

"Sebagaimana kita ketahui, Pemda Ende tengah mempersiapkan Stadion Marilonga untuk karantina warga yang mudik, nah melalui Gugus Tugas, masker kita serahkan ke sana. Masker ini untuk warga, bukan untuk ASN," ungkapnya.

Kapitan pada kesempatan itu, mendatangi satu per satu ibu-ibu penjahit masker agar mereka tetap semangat dan giat bekerja.

Menurutnya, apa yang dilakukan para ibu tersebut merupakan kontribusi nyata demi mengantisipasi dan mencegah penyebaran virus corona.

Ditanya POS-KUPANG.COM terkait bahan baku, masker, Lingga katakan, saat ini mereka masih menggunakan bahan baku sisa saat pelatihan.

Ia mengaku masih membuat pergeseran anggaran di Nakertrans untuk bahan baku dan operasional pembuatan masker.

"Ini tentu butuh dana, kita lakukan pergeseran anggaran untuk penanganan Covid-19 sebagaimana yang dinstruksikan Bupati, yah juga untuk pembuatan masker ini," kata Lingga.

Lingga katakan, Nakertrans menargetkan mulai besok, ada tambahan penjahit enam orang ditambah satu pegawai dari Nakertrans.

Ini Sosok Istri Kapolsek Yang Dicopot Usai Pesta Pernikahan, Selebgram Cantik Punya Folower 190 Ribu

Syahrini Jungkir Balik Rintis Usaha Sambil Nyanyi hingga Ramalan Rumah Tangganya dengan Reino Barack

"Jadi total nanti sekitar ada enam belas orang yang bekerja. Masing masing kita dorong sehari hasilkan sepuluh masker. Selama makser langka kita upayakan terus produksi masker," kata Lingga.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved