Corona di NTT

Update Corona Ende: Tak Punya VTM PDP Diperiksa Pakai Rapid Tes, Bagaimana Hasilnya?

jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Ende berjumlah satu orang dan saat ini tengah diisolasi di RSUD Ende.

POS KUPANG.COM/LAUS MARKUS GOTI
Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Ende dr. Munafatma saat jumpa pers di Kantor Bupati Ende, Rabu (1/4/2020). 

Update Corona Ende: Tak Punya VTM PDP Diperiksa Pakai Rapid Tes, Bagaimana Hasilnya?

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Berdasarkan laporan Gugus Tugas Percepatan Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Ende, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Ende berjumlah satu orang dan saat ini tengah diisolasi di RSUD Ende.

Hal itu disampaikan juru bicara Gugus Tugas Percepatan Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Ende dr. Munafatma dalam jumpa pers di Kantor Bupati Ende, Rabu (1/4/2020).

Menurutnya, PDP tersebut sudah dilakukan pengambilan sampel tetapi bukan swab (lendir dari hidung dan tenggorokan) karena saat ini RSUD Ende belum memiliki VTM atau) Virus Transfer Media.

"Untuk pengambilan swab, kami punya tenaga yang sudah terlatih sebanyak empat orang dokter spesialis penyakit dalam, dokter patologi klinik dan perawat. Tetapi kami masih mengalami kendala kami belum punya VTM, jadi kami masih berkoordinasi dengan Pemprov NTT terkait VTM," ungkapnya.

Lanjutnya, pemeriksaan sampel di luar swab, PDP tersebut sudah dilakukan pemeriksaan menggunakan rapid test. Namun, dr. Munafatma mengaku ia belum menerima hasil pemeriksaan rapit tes tersebut secara tertulis.

"Untuk pemeriksaan dengan rapid tes memang tidak bisa dilakukan satu kali, nanti sekian hari kemudian kita akan lakukan lagi rapid tes, nah setelah dua kali pengambilan rapid tes maka kita bisa memastikan pasien tadi apakah terkonfirmasi positif atau probable, artinya bukan disebabkan Covid-19," ungkapnya.

Terkait jumlah Pelaku Perjalanan Dalam Pemantauan (PPDP) mencapai 695, Orang Dalam Pemantauan (ODP) 12 orang, ODP yang sudah selesai pemantauan 3 orang.

Dia menambahkan, selain satu PDP, ada satu orang (ODP) yang juga diisolasi di RSUD Ende. Jadi total, ada dua orang yang saat ini tengah diisolasi di RSUD Ende.

Kenali Gejala dan Tanda-tanda Infeksi Virus Corona pada Anak, Waspadai Muntah Lemah Tak Mau Minum

25 Tahun KSP Kopdit Pintu Air Dirayakan Sederhana di Tengah Covid-19

Lanjut Munafatma, sudah dipertimbangkan kenapa satu orang ODP diisolasi. "Ini mengenai kondisi dan gejala klinis yang tampak pada ODP tersebut, jadi kita memutuskan agar ODP tersebut diisolasi," ungkapnya.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti)

Penulis: Laus Markus Goti
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved