Relaksasi Pinjaman di Kopdit Obor Mas Diputuskan Pengurus dan Anggota

Relaksasi hanya diberikan kepada usaha anggota yang terkena dampak pandemi virus Corona (Covid-19, diputuskan dalam rapat bersama anggota

pos-kupang.com/eginius mo’a
KETERANGAN PERS - General Manajer KSP Kopdit Obor Mas Maumere, Leonardus Fredyanto Moat Lering (kemaja putih), didampingi pengurus Markus Menando, Selasa (31/3) memberikan penjelasan operasional Obor Mas tetap dibuka dengan menerapkan protokol pencegahan Covid-19. 

POS-KUPANG.COM | MAUMERE - Relaksasi pinjaman yang telah diputuskan Presiden Joko Widodo dan diatur dengan Peraturan OJK Nomor 11/POJK/03/2020 akan diterapkan oleh manajemen KSP Kopdit Obor Mas Maumere.

"Model pelaksanaannya harus dengan keputusan anggota. Kami akan bicarakan dengan anggota. Namun model yang bisa diterapkan penundaan angsuran, penurunan suku bunga, tanpa denda, penjadwalan kembali pinjaman dan penambahan modal usaha," kata General Manajer KSP Kopdit Obor Mas, Leonardus Frediyanto Moat Lering, dalam jumpa pers manajemen dan pengurus dengan wartawan, Selasa (31/3) di Maumere.

Relaksasi demikian, Yanto, sapaan Frediyanto, hanya diberikan kepada usaha anggota yang terkena dampak pandemi virus Corona (Covid-19). Model relaksasinya akan diputuskan dalam rapat bersama anggota.

BI Saran Optimalkan Non Tunai Untuk Pembelian, Cegah Covid-19

Sebelum adanya pandemi Covid-19, kata Yanto, relaksasi pinjaman sudah dipraktikkan oleh manajemen KSP Obor Mas. Namun relaksasikan pinjaman disampaikan oleh Presiden RI diakuinya sebagian anggota salah memahaminya seolah-olah semua jenis pinjaman mendapatkan relaksasi.

"Kalau semua (jenis pinjaman) dapat relaksasi, dari mana kami melakukan operasional. Ada ASN, tanyakan juga soal ini, kami sampaikan yang dapat relaksasi hanya pada usaha terkena dampak pandemi Covid-19," tegas Yanto.

Yanto memperkirakan, dampak pandemi Covid-19 akan dialami usaha anggota meminjam KUR ketika membayar angsuran bulan April 2020. Usaha rumah makan, transportasi pariwisata dan ojek terkena dampaknya Covid-19.

"Angsuran bulan Maret sudah lunas 100 persen. Mungkin pada angsuran bulan April nanti akan dialami beberapa anggota meminjam untuk usaha transportasi pariwisata di Labuan Bajo dan tukang ojek, penumpang sepi," ujar Yanto.

Sesuaikan Jam Pelayanan

Turut berpatisipasi mencegah penularan virus Corona (Covid-19), manajemen KSP Kopdit Obor Mas Maumere menyesuaikan jam kerja karyawan dan pelayanan kepada anggotanya mulai Rabu (1/4).

"Penyesuaian jam kerja dimulai 1 April 2020. Jam pelayanan kepada anggota dimulai pukul 09.00-12.00 Wita. Pukul 14.00, kantor ditutup dan karyawan dipulangkan," kata General Manajer KSP Obor Mas Maumere, Leonardus Frediyanto Moat Lering,

Halaman
12
Penulis: Eugenius Moa
Editor: Hermina Pello
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved