HEBOH! Saat Lockdown Covid-19 Virus Corona, 6 Orang Malah Asyik Gelar Pesta Seks, Polisi Bertindak
HEBOH! Saat Lockdown Covid-19 Virus Corona, Enam Orang Ini Malah Asyik Gelar Pesta Seks, Polisi Pun Bertindak
POS-KUPANG.COM | MADRID - Sebanyak enam orang yang sedang melakukan pesta seks di rumah bordil dalam sebuah flat atau apartemen, ditangkap polisi.
Padahal saat ini Spanyol sedang memberlakukan lockdown untuk mencegah penyebaran virus corona Covid-19.
Keenamnya diduga terlibat dalam praktik prostitusi.
Tetangga mengeluhkan beberapa orang keluar masuk flat dan memainkan musik dengan volume kencang.
Dilansir dari Daily Mail, polisi menuju flat pada Sabtu (28/3/2020) dan menemukan 4 perempuan serta 2 pria telanjang di koridor, dengan tiga kamar tidur.
• Gila! Sudah Punya Istri Cantik, Brigadir Polisi Ini Malah Kesemsem Ibu Mertua, Main Raba dan Cium
• Bus-Bus Tak Bisa Masuk ke Tegal, Lakukan Lockdown Local, Para Penumpang Diturunkan di Tepi Jalan Tol
• Janda Cantik Nafa Urbach Mencak-mencak Lihat Keluarga Tak Patuh Aturan Soal Corona, Lihat Reaksinya

Sebuah mobil polisi berpatroli di Madrid, Spanyol, pada 20 Maret 2020, untuk memantau aktivitas warga dalam aturan lockdown yang diterapkan, terkait penyebaran virus corona yang meluas di Spanyol. (MARISCAL/EPA-EFE via Kompas.com)
Polisi mencurigai rumah itu berfungsi sebagai tempat pelacuran, karena hanya 1 dari 4 perempuan tersebut yang terdaftar sebagai penyewa rumah.
Petugas kemudian membubarkan pesta seks itu dan telah mengajukan laporan terhadap para pelaku.
Laporan mengklaim bahwa pihak berwenang setempat mengajukan pengaduan terhadap penyewa, karena melanggar peraturan polusi suara.
Kemudian lima orang lainnya juga dilaporkan karena melanggar aturan karantina, yang digalang pemerintah nasional untuk menghentikan penyebaran virus corona.
Meski demikian, Daily Mail mengabarkan tidak ada penahanan yang terjadi.
• Cara Ekstrem Usir Bosan di Rumah Selama Karantina Wilayah Virus Corona Covid-19, Berani Coba?
Pesta narkoba digerebek di Barcelona
Sementara itu di Barcelona, polisi yang menyamar berhasil menangkap 8 orang yang dituduh melanggar lockdown dengan mengadakan pesta narkoba pada Kamis (26/3/2020).
Dilansir dari New York Post, salah satu pelaku mengaku kepada polisi dia telah menyewa apartemen selama seminggu untuk menjalankan aksinya.
Polisi kemudian menyita barang bukti berupa obat-obatan terlarang seperti kokain dan cairan ekstasi.
Kemudian The Sun mengabarkan, 20 orang sempat akan mengadakan pesta seks di Spanyol yang dirancang dari situs web. Namun polisi berhasil menggagalkannya.
Kepala kepolisian mengungkapkan bahwa mereka telah melakukan 55 penangkapan di seluruh negeri, dan mendenda 6.000 orang karena melanggar aturan lockdown.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/praktik-prostitusi-pesta-seks.jpg)