Corona Virus di NTT

Pemda TTU Cairkan Dana Rp. 1,3 MiliaruUntuk Penanganan Covid-19

Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) sudah mencairkan dana sekitar Rp. 1,3 miliar untuk Dinas Kesehatan dan Rumah Saki

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU-Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) sudah mencairkan dana sekitar Rp. 1,3 miliar untuk Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kefamenanu dalam rangka penanganan penyebaran dan pencegahan virus corona (covid-19).

Dana sebanyak itu nantinya akan digunakan untuk mempersiapkan RSUD Kefamenanu sebagai rumah sakit second line rujukan penderita covid-19 sesuai dengan surat keputusan gubernur NTT.

"Kemarin baru dikucurkan dana kurang lebih Rp. 1,3 miliar, untuk dinas kesehatan dan juga rumah sakit umum sehingga nantinya bisa menggunakan biaya tersebut untuk mempersiapkan rumah sakit sebagai second line rujukan," kata Raymundus kepada Pos Kupang saat ditemui di kebun miliknya beberapa waktu yang lalu.

Pemain Liga 1 2020 Pertama yang Terpapar Corona Virus, ini Galeran Pemain Persib Bandung Wander Luiz

Raymundus mengatakan, pemerintah Kabupaten TTU memiliki anggaran dari pos tak terduga sebesar Rp. 1,5 miliar. Anggaran tersebut nantinya akan digunakan untuk penanganan penyebaran virus corona.

Raymundus mengungkapkan, karena RSUD Kefamenanu ditunjuk sebagai salah satu dari 11 rumah sakit secon line di Provinsi NTT, maka pihaknya mengucurkan Rp. 1,3 miliar terlebih dahulu untuk mempersiapkan RSUD Kefamenanu.

TransNusa Siapkan SOS Emergency Flight

"Tahap pertama kita cairkan Rp. 1,3 miliar. Apabila menemukan kasus bertambah, atau ada kasus yang positif dan tentunya tidak menutup kemungkinan mencairkan lagi dana ini," ungkapnya.

Dijelaskan Raymundus, dana tersebut digunakan untuk dapat mempersiapkan faislitas di rumah sakit umum seperti fasilitas untuk pencegahan, penyemprotan dan biaya para dokter yang menangani pasien covid-19.

"Jadi saya sudah minta Direktur untuk memikirkan itu. Tidak usah memikirkan biaya. Gunakan dulu biaya yang kemarin sudah dicairkan dari kas daerah untuk rumak sakit umum dan dinas kesehatan supaya mempersiapkan rumah sakit sebagai second line rujukan," pungkasnya. (mm)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved