Masjid KH Ahmad Dahlan Universitas Muhammadiyah Kupang Ikuti Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah
masjid Kiai Haji (KH)Ahmad Dahlan Universitas Muhammadiyah Kupang ikuti maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah.Ketua Takmir Masjid K.H. Ah7mad Dahlan Un
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM Ella Uzu Rasi
POS-KUPANG.COM - KUPANG - Masjid Kiai Haji (KH)Ahmad Dahlan Universitas Muhammadiyah Kupang ikuti maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah.
Ketua Takmir Masjid K.H. Ah7mad Dahlan Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Kupang, Drs. Kenedi M.Pd, Jumat (27/03/2019), kepada POS-KUPANG.COM mengatakan, saat ini pihak masjid kampus sepenuhnya mengikuti maklumat yang dikeluarkan oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah bernomor 03/I.0/B/2020 tentang Penyelenggaraan Shalat Jum'at dan Fardu Berjamaah Saat Terjadi Wabah Corona Virus Disease (Covid-19).
"Dalam maklumat itu, kami diminta untuk meniadakan shalat Jumat dan shalat wajib untuk mendukung pemerintah dengan semua aturan yang ada" ujar Kenedi.
"Bukan melarang shalat, tetapi dilarang untuk berkumpul. Karena kita di masjid, konsekuensinya tidak boleh berkumpul, jadi tidak melaksanakan shalat di masjid" lanjutnya.
Dosen Fakultas Ilmu Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah ini menegaskan, selaku ketua takmir dan selaku warga Muhammadiyah dirinya mengikuti maklumat tersebut dengan melaksanakan shalat di rumah saja.
Kenedi menjelaskan, setiap kegiatan sudah direncanakan untuk 1 tahun.
"Ada yang namanya Rihla Dakwah. Biasanya menjelang Ramadhan kami sudah rapat untuk mengadakan Safari Ramadhan, yaitu ceramah dari masjid ke masjid"
"Dosen-dosen Universitas Muhammadiyah yang berkemampuan untuk berdakwah, dilibatkan masjid untuk Rihla Dakwah"
Dikatakan Kenedi, di Masjid modern ini diadakan kajian sebanyak 3 kali setelah shalat Subuh yaitu pada Rabu, Sabtu dan Minggu.
• Begini Penjelasan Manajemen Persib Bandung Terkait Striker Maung Wander yang Terinfeksi Corona
Selain itu setiap hari setelah shalat Subuh dan shalat Dhuhur diadakan satu kegiatan yakni Kuliah Tujuh Menit (Kultum). Dalam Kultum ini, para Da'i memberi ceramah di masjid setelah shalat wajib.
Kemudian, ada juga program lain seperi Tahsin Al-Quran untuk memperdalam pembelajaran Al-Quran yang baik di Fakultas Agama Islam.
"Setiap hari Senin dan Kamis sore, kami juga mengadakan batal puasa Sunnah bersama"
"Jadi di masjid ini, selama 1 tahun kegiatannya sudah terjadwal"
Kendati demikian, pihak masjid dan kampus Universitas Muhammadiyah tetap mengikuti arahan dari pusat untuk meniadakan segala bentuk kegiatan yang mengumpulkan banyak orang. Semua kegiatan ditunda untuk sementara waktu.
"Selagi kita masih dalam kondisi seperti saat ini, kita tunda semua kegiatan. Kalau sudah aktif lagi baru kembali dijalankan sesuai rencana semula" tutupnya