Corona di ntt

ODP Covid-19 di Sumba Timur Bertambah Jadi 30 Kasus,10 Diantaranya ABK Diisolasi di Kapal

diisolasikan di rumah sakit dan 10 ABK kapal barang isolasi di kapal dibawah pengawasan Karantina Kesehatan Pelabuhan (KKP)

ODP Covid-19 di Sumba Timur Bertambah Jadi 30 Kasus,10 Diantaranya ABK Diisolasi di Kapal
POS-KUPANG.COM/ROBERT ROPO
Kadis Kesehatan Sumba Timur Dr. Chrisnawan Try Haryantana 

UPDATE! ODP Covid-19 di Sumba Timur Bertambah Jadi 30 Kasus, 10 Diantaranya ABK Diisolasi di Kapal

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU----Update terkait orang dalam pemantauan (ODP) covid-19 di Kabupaten Sumba Timur sampai dengan tanggal 26 Maret 2020 pukul 16.00 Wita bertambah menjadi 30 kasus. Sebelumnya tanggal 25 Maret 2020 dilaporkan hanya 15 ODP di Sumba Timur.

Hal ini disampaikan oleh Tim Posko Covid-19 Dinkes Sumba Timur di shere di group WatsApp Forum PRB sumba Timur dan Akun Facebook Posko Covid Sumba Timur, Jumat (27/3/2020).

Dalam data tersebut dijelaskan, untuk pelaku perjalanan dari daerah terpapar sebanyak 101 orang. Dari 101 itu, 30 diantaranya orang dalam pemantauan (ODP), sedangkan pasien dalam perawatan (PDP) nihil atau 0 begitu juga dengan pasien positif covid-19 nihil alias 0.

Dalam data tersebut juga dijelaskan Tim Posko Covid-19 Sumba Timur, dari 30 ODP itu tersebar di Kecamatan Kota Waingapu sebanyak 11 kasus, Kambera 4 Kasus, Pandawai 1 kasus, Katang 2 Kasus, Kecamatan Tabundung 1 kasus dan luar wilayah 11 kasus ODP.

Dijelaskan dari sebaran ODP menurut golongan umur untuk 30 ODP itu, usia 1 tahun 1 kasus, 5-9 tahun 1 kasus, 15-19 tahun 1 kasus, 20-44 tahun 20 kasus dan 45-54 tahun sebanyak 7 kasus. Dengan distribusi ODP berdasarkan jenis kelamin perempuan 9 dan Pria 21 kasus.

Dijelaskan Tim Posco Covid juga dari 30 ODP itu 1 diisolasikan di rumah sakit dan 10 ABK kapal barang isolasi di kapal dibawah pengawasan Karantina Kesehatan Pelabuhan (KKP) dan yang lain mandiri di rumah masing-masing dengan Pengawasan petugas Puskesmas. Untuk 10 ABK itu dengan Kapal Barang dari Surabaya dan tiba di Waingapu pada tanggal 25 Maret 2020.

Sebelumnya Kadis Kesehatan Sumba Timur sekaligus Juru Bicara Posko Covid Dinkes Sumba Timur, dr Chrisnawan Try Haryantana menegaskan, demi mencegah penyebaran virus corona ini masyarakat diminta tetap di rumah, jaga kesehatan atau biasakan hidup bersih dan sehat.

Bagi yang baru datang dari Negara/daerah yang terpapar virus corona diharapkan memberikan data diri, daerah yang dikunjungi, tanggal berangkat dan tanggal kembali.

Tablo Jumat Agung Paroki St. Yoseph Pekerja Penfui Ditunda,Vikjen KAK: Kita Tidak Boleh Menutup Mata

Obat Ini Ampuh Sembuhkan Corona Hingga 90 Persen, Rupanya Bukan Avigan Atau Klorokuin untuk Covid-19

ZODIAK KEUANGAN - Ramalan Zodiak Keuangan Jumat 27/3/2020, Pisces Produktif, Gemini Ubah Strategi

"Selain itu, gejala awal yang timbul dan tanggal mulai dirasakan. Apakah sudah pernah ke fasilitas kesehatan atau dokter untuk melakukan pemeriksaan kesehatan dan tanggal berapa dserta data yang diberikan harus benar sehingga mudah dalam pengontrolan petugas,"pungkas dr Chrisnawan. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo)

Penulis: Robert Ropo
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved