Virus corona
Pangeran Charles Positif Corona,Negara ini Jadi Pilihan Mantan Mendiang Lady Diana Jalani Karantina
Pangeran Charles Positif Corona, Negara ini Jadi Pilihan Mantan Mendiang Lady Diana Jalani Karantina
Pangeran Charles Positif Corona, Negara ini Jadi Pilihan Mantan Mendiang Lady Diana Jalani Karantina
Namun keadaan Pangeran Charles dikabarkan oleh juru bicara istana baik-baik saja.
Putra Mahkota bergelar Prince of Wales itu hanya mengalami gejala-gejala ringan.
Pangeran Charles pun memilih Skotlandia sebagai negara tempatnya menjalankan karantina.
Saat ini, sang pangeran sedang menjalani masa karantinanya di Balmoral Estate, Skotlandia.
"Saat ini beliau berada dalam keadaan baik dan bekerja dari rumah selama beberapa hari terakhir," ujar juru bicara istana, seperti yang dikutip Grid.ID Metro.co.uk.
• Begini Cara Vietnam Sukses Jinakan Virus Corona, Indonesia Kini Berupaya Meniru,Mungkinkah Berhasil?
Di sana dia menjalani masa karantinanya didampingi sang istri, Camilla.
"Berdasarkan anjuran tim media, Pangeran dan Duchess of Cornwall menjalani karantina secara mandiri di Skotlandia," ujar juru bicara istana menegaskan.
• Asmara Abigail Beberkan Kondisi Italia Sepi Karena Corona, Baim Wong Syok Dengar Fakta Horror Ini
Pihak istana sampai sekarang belum bisa memastikan dari mana Pangeran Charles terkena virus corona karena banyaknya aktivitas yang dijalaninya akhir-akhir ini.
"Tidak mungkin untuk memastikan dari siapa Pangeran mendapatkan virus ini karena banyaknya keterlibatan yang dia lakukan dalam perannya selama beberapa minggu terakhir," kata juru bicara istana.
Pangeran Charles sendiri terakhir diketahui menghadiri sebuah acara penghargaan selebriti pada 11 Maret 2020 lalu.
• Pemain Persib Bandung Beri Semangat dan Doa bagi Kesembuhan Yana Mulyana Positif Corona, Info
Di sana, dia dikabarkan bertemu dengan presenter Ant dan Dec serta aktor Piers Brosnan.
Setelah itu, Pangeran Charles melakukan perjalanan ke Skotlandia setelah membatalkan turnya ke Bosnia, Herzegovina, Siprus, dan Yordania akibat dari pandemi corona.
(*)