Corona Virus di NTT

Antisipasi Covid-19, Posko Covid-19 Kota Kupang Terima Keluhan Masyarakat Lewat Aplikasi

Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Kupang memiliki sekretariat atau Posko Covid-19 di

Antisipasi Covid-19, Posko Covid-19 Kota Kupang Terima Keluhan Masyarakat Lewat Aplikasi
POS KUPANG/HERMINA PELLO
Sri Wahyuningsih 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM Intan NUka

POS-KUPANG.COM - KUPANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Kupang memiliki sekretariat atau Posko Covid-19 di kantor Dinas Kesehatan Kota Kupang. Selain melakukan koordinasi dengan gugus tugas, Posko Covid-19 ini juga bertujuan untuk melayani keluhan masyarakat seputaran Covid-19.

"Kami membuat aplikasi atau survei cepat terhadap orang-orang yang melakukan perjalanan agar bisa kami pantau," ujar Sri Wahyuningsih, Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kupang yang juga merupakan anggota sekretariat gugus tugas Covid-19 saat ditemui POS-KUPANG.COM di Posko Covid, Kamis (26/3/2020).

Peringatan Keras Pelatih Maung bagi Pemain Persib Bandung Saat Situasi Libur AKibat Corona, Info

Dari aplikasi tersebut, lanjut Sri, pelaku perjalanan di Kota Kupang dapat diketahui jumlahnya. Kemudian, dari setiap pelaku perjalanan tersebut dapat diketahui jumlah orang yang memiliki keluhan dan tidak memiliki keluhan. Selanjutnya, Dinkes akan menghubungi orang-orang yang memiliki keluhan tersebut dan memantau mereka selama 14 hari.

Kepala Bidang Penanganan dan Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan Kota Kupang, Sri Wahyuningsih
Kepala Bidang Penanganan dan Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan Kota Kupang, Sri Wahyuningsih (POS KUPANG/YENI RAHMAWATI)

Sejak diluncurkannya aplikasi tersebut pada Senin (23/3/2020), jumlah masyarakat yang terlibat aktif mengisi formulir aplikasi sekitar 1400-an orang. Berdasarkan jumlah tersebut, didapat pelaku perjalanan di Kota Kupang sebanyak 344 orang. Pelaku perjalanan ialah orang-orang yang telah melakukan perjalanan ke luar negeri dan wilayah terjangkit Covid-19.

Data terakhir yang dihimpun pukul 12.58 WITA, terdapat 110 orang dari 344 pelaku perjalanan yang memiliki keluhan. Sementara ini pihak Dinkes Kota Kupang dan Puskesmas se-kota Kupang sedang menghubungi para pelaku perjalanan dengan keluhan tersebut melalui telepon.

"Dari 110 ini akan kami kontak untuk bisa diketahui mereka masuk dalam pemantauan atau pelaku perjalanan saja," jelas Sri.

Selain melalui aplikasi tersebut, pihak Dinkes Kota Kupang telah memberikan format notifikasi kepada bandara melalui KKP, dokter prakter, dan rumah sakit. Sehingga, baik penumpang di bandara yang memiliki gejala atau pasien yang berobat ke rumah sakit dan dokter praktek bisa dipantau.

Hal lain yang juga dilakukan ialah melalui penyuluhan keliling kerjasama dengan Diskominfo dan beberapa instansi terkait. Sri menegaskan bahwa penting untuk melakukan isolasi diri selama 14 hari.

"Mengapa pemerintah bilang 14 hari? Itu masa inkubasi suatu kuman masuk dalam tubuh. Mungkin hari pertama kita belum rasa, tapi bisa dihari ketiga atau ketujuh. Kalau faktor daya tahan tubuh bagus, vitamin dan gizi baik, maka daya tahan tubuh kita sendiri sudah berproses untuk melawan kuman itu," urainya.

Itulah mengapa pentingnya untuk tidak keluar rumah jika tidak terlalu mendesak dan tidak melakukan kontak dengan orang di luar. Karena, bisa jadi ketika berkeliaran, virus tersebut berpindah ke orang lain.

"Orang lain tidak tahu bahwa kamu sedang membawa virus itu. Jadi, tidak hanya ODP saja melainkan semua pelaku perjalanan wajib isolasi mandiri. Kita juga sudah diberikan kesempatan oleh pemerintah untuk isolasi mandiri di rumah, sebisa mungkin kita lakukan dan kurangi kontak di tengah keramaian," tandasnya.

Bagi masyarakat yang memiliki keluhan, Sri mengimbau agar langsung menghubungi puskesmas terdekat atau telepon ke Call Center Dinkes Kota Kupang di 0821 4456 8056 dan 0821 4517 0484. Posko Covid-19 ini dibuka hingga pukul 21.00 WITA. (cr1)

Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved