Jumat, 8 Mei 2026

Gereja Katolik Indonesia Tiadakan Misa Melibatkan Banyak Orang Untuk Cegah Corona

Gereja Katolik Indonesia Tiadakan Misa Melibatkan Banyak Orang Untuk Cegah Corona

Tayang:
Editor: Alfred Dama
POS KUPANG/THOMAS MBENU NULANGI
Umat Paroki St. Yohanes Pemandi Naesleu misa bersama pada hari pertama dalam tahun 2020, Rabu (1/1/2020). 

Gereja Katolik Indonesia Tiadakan Misa Melibatkan Banyak Orang Untuk Cegah Corona
 

POS KUPANG.COM , JAKARTA -- Penyebaran virus corona yang dengat cepat merambah sejumlah provinsi di Indonesia memaksa pengelola tempat ibadat tidak melaksanakan prosesi persembayangan

Demikian juga gereja katolik yang meniadakan prosesi misa untuk melindungi umat dari anacaman virus corona

Gereja Katolik Indonesia mengimbau seluruh umat Katolik di Tanah Air agar meniadakan misa peribadatan harian atau mingguan serta seluruh ritual peribadatan yang melibatkan banyak orang berkumpul.

 Peribadatan ini baik di tingkat paroki, lingkungan, wilayah, dan sebagainya mulai 21 Maret hingga 3 April 2020.

Setelah periode tersebut berakhir, pihak Gereja Katolik Indonesia akan mengevaluasi dengan acuan dari kebijakan pemerintah.

Mbah Mijan Beri Peringatan Buat Masyarakat Indonesia, Merinding Dengar 700 Ribu Orang Potensi Corona

Perawat asal Maumere NTT Dipuji Veronica Tan,Gabung ke Aplikasi Kesehatan,Eks Ahok Sebut Semisi

Puput Nastiti Devi Ikut Agama Suami, Pakai Kalung Salib Saat Dampingi Ahok Jadi Sorotan

MENGERIKAN, 627 Orang di Italia Meninggal dalam Sehari Gegara Virus Corona, Korban Tewas Capai 4.032

Imbauan ini disampaikan guna mencegah penyebaran virus corona di Indonesia.

Hal ini disampaikan dalam rilis yang diterima Tribunnews.com dari Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Bencana BNPB Agus Wibowo, Sabtu (21/3/2020)

Dalam rilis tersebut, peniadaan kegiatan peribadatan disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Keuskupan Agung Jakarta Romo V. Adi Prasojo Pr.

Romo Adi menegaskan bahwa Gereja Katolik dan umat Katolik Indonesia senantiasa mendukung dan melaksanakan kebijakan pemerintah.

Di antaranya imbauan untuk tidak berkumpul dan beribadah di rumah.

“Gereja katolik Indonesia merupakan bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia siap bersama-sama melakukan bela negara dan cinta tanah air,” ujar Romo Adi.

Romo Adi mengharuskan seluruh keuskupan di Indonesia untuk meniadakan misa peribadatan harian maupun mingguan dan semua ritual peribadatan yang melibatkan dan mendatangkan banyak orang.

Romo Adi menyebut peran umat Katolik dalam menghadapi pandemi virus corona juga berwujud dalam kegiatan sukarela.

Organisasi masyarakat Katolik menyatakan kesediaannya untuk menjadi relawan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved