Dukung Kostratani, BBPP Kupang Punya AOR dan Teleconference dengan Kepala BPPSDMP

Dukung Kostratani, BBPP Kupang punya AOR dan teleconference dengan Kepala BPPSDMP

Dukung Kostratani, BBPP Kupang Punya AOR dan Teleconference dengan Kepala BPPSDMP
POS-KUPANG.COM/Dok BBPP Kupang
Tele conference bersama Kepala BBPP Kupang dengan Kepala BPPSDMP Kementan 

Dukung Kostratani, BBPP Kupang punya AOR dan teleconference dengan Kepala BPPSDMP

POS-KUPANG.COM | NOELBAKI - Lembaga BBPP Kupang mendukung dan menyukseskan program Komando Strategis Pembangunan Pertanian ( Kostratani) yang digagas oleh Menteri Pertanian RI, Dr. Syahrul Yasin Limpo, SH, MH (SYL). Kostrantani bertujuan untuk mewujudkannya pertanian yang maju, mandiri, dan modern.

Kostratani menjadikan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Tingkat Kecamatan sebagai pusat kegiatan pembangunan pertanian yang merupakan optimalisasi tugas, fungsi, dan peran Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) dengan memanfaatkan Teknologi Informasi dalam mewujudkan kedaulatan pangan nasional.

Wabah Virus Corona, Pelatihan Teknis dan Tematik Tetap Dilaksanakan

Kepala Balai Besar Pelatihan Peternakan Kupang, drh. Bambang Haryanto di Kupang, Jumat (20/3) menjelaskan, sebagai salah satu UPT Pelatihan, BPPSDMP Kementerian Pertanian, BBPP Kupang memiliki tugas melaksanakan pelatihan bagi aparatur maupun non aparatur peternakan/pertanian.

Mendukung program Kostratani tersebut, BBPP Kupang membuat Ruang Agriculture Operations Room (AOR) yang terhubung dengan Agriculture War Room (AWR) di Kantor Pusat Kementerian Pertanian.

Juga ke Kantor Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan binaan BBPP Kupang di wilayah Kabupaten Manggarai, Manggara Barat, Manggarai Timur dan Ngada.

Kedai Kopi di Manggarai Timur, KopiBee Hadir bagi Kaum Milenial

Kepala Balai beserta pejabat structural dan Widyaiswara melakukan teleconference bersama kepala badan membahas tentang mewabahnya nCovid 19 dan pencegahannya di lingkungan Kementerian Pertanian, serta pembahasan kostratani dan juga berbagi informasi tentang potensi, kinerja, dan kendala lapangan.

Kesemuanya bermuara pada peningkatan produksi pertanian, untuk mencapai ketahanan pangan, kesejahteraan petani dan peningkatan ekspor komoditas pertanian hingga tiga kali lipat seperti diinstruksikan Menteri Pertanian RI. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edi Hayong)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved