Warga Korea Jalani Isolasi Rumah di Desa Leraboleng, Flotim
Warga Republik Korea, saat ini berada disalah satu rumah warga di Desa Leraboleng, Kecamatan Titehana, Kabupaten Flores Timur
Penulis: Eugenius Moa | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM | LARANTUKA - Warga Republik Korea, saat ini berada disalah satu rumah warga di Desa Leraboleng, Kecamatan Titehana, Kabupaten Flores Timur ( Flotim), Pulau Flores, memiliki kartu kuning, Kartu Kewaspadaan Kesehatan Covid-19 yang dikeluarkan Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas 1 Denpasar.
Meskipun kondisinya sehat, Sekretaris Daerah Flotim, Paulus Igo Geroda, S.Sos, M.AP, menegaskan warga Korea ini wajib menjalani isolasi rumah selama 14 hari.
“Tadi pagi Kepala Dinas Kesehatan bersama staf sudah temui warga Korea. Dia diwajibkan jalani isolasi rumah 14 hari, untuk bisa lebih memastikan kondisi kesehatanya. Setiap hari dipantau petugas kesehatan dari Puskesmas Lewoleba,” kata Paulus ketika dihubungi POS-KUPANG.COM, Kamis (19/3/2020) malam.
• Anggota Komisi X DPR RI Apresiasi Uskup Ruteng
Paulus menjelaskan, sebelum masuk Flotim empat hari yang lalu, warga Korea telah menjalani pemeriksaan ketika tiba di Bali dan melanjutkan perjalanan ke Maumere.
Seperti diberitakan, kehadiran warga Korea di Desa Leraboleng mendatangkan kepanikan bagi warga desa setempat. Ia berada di rumah orang tua temanya asal Leraboleng yang dikenalnya di Malaysia.
• Warga Leraboleng, Flotim Mendadak Panik Hadirnya Warga Korea
Kedatangan ke Leraboleng berlibur sekaligus menghindari wabah Covid-19 melanda Korea. (laporan wartawan POS-KUPANG.COM, eginius mo’a).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/paulus-igo-geroda_20181106_172547.jpg)