Breaking News:

Cegah Corona, Kapolda NTT Himbau Warga Sumba Barat Dan Sumba Tengah Jaga Kebersihan

tetap menjaga kebersihan rumah dan lingkungan sekitar agar tidak mudah terserang penyakit membahayakan seperti virus corona.

Penulis: Petrus Piter | Editor: Rosalina Woso
Cegah Corona, Kapolda NTT Himbau Warga Sumba Barat Dan Sumba Tengah Jaga Kebersihan
POS KUPANG.COM/PETRUS PITER
Kapolda NTT, Irjem Pol.H.Hamidin sedang memberikan arahan pada pertemuan dengan Forkompinda Sumba Barat dan Sumba Tengah dan seluruh anggota Polres Sumba Barat di aula setda SB, Selasa (17/3/2020

Cegah Corona, Kapolda NTT Himbau Warga Sumba Barat Dan Sumba Tengah Jaga Kebersihan

POS-KUPANG.COM|WAIKABUBAK---Kapolda NTT, Irjen Pol.H.Hamidin menghimbau masyarakat Sumba Barat tetap menjaga kebersihan rumah dan lingkungan sekitar agar tidak mudah terserang penyakit membahayakan seperti virus corona.

Saat ini pemerintah bersama seluruh elemen terkait terus berupaya mencegah meluasnya penyebaran virus corona di indonesia.

Kapolda NTT, Irjen Pol.H.Hamidin menyampaikan hal itu dalam arahanya pada pertemuan dengan forum komunikasi pimpinan daerah (Forkompinda) Sumba Barat dan Sumba Tengah dan seluruh anggota Polres Sumba Barat di aula setda Sumba Barar, Selasa (17/3/2020).

Menurutnya, persoalan virus corona merupakan persoalan dunia termasuk indonesia. Karena tiu sebagai warga negara yang baik kita harus mempersiapkan diri sebaik mungkin demi mencegah meluasnya penyebaran virus corona di indonesia termasuk di NTT.

Untuk itu, rakyat Sumba Barat dan Sumba Tengah perlu menjalankan pola hidup bersih dan sehat agar terhindar dari serangan penyakit corona. Mudah-mudahan masyarakar daerah ini menjalankannya.

Sementara itu Bupati Kabupaten Sumba Barat, Drs.Agustinus Niga Dapawole mengawali sambutannya terlebih dahulu menyampaikan permohonan maaf kepada Kapolda NTT, Irjen Pol H.Hamidin dan rombongan yang tidak dapat menyaksikan atraksi pasola di lapangan pasola Wanokaka, Senin (16/3/2020) karena terjadi keributan . Dalam sejarah pegelaran pasola sebagaimana disaksikannya selama ini, baru kali ini, pasola tercepat yakni hanya berlangsung sekitar 10-15 menit dan berhenti akibat terjadi keributan.

Lebih lanjut, Bupati Niga Dapawole meengatakan, menghadapi ancaman virus corona, pihaknya telah mengambil langkah-langkah strategis termasuk sosialisasi hidup bersih dan sehat, Dinas kesehatan menggerakan puskesmaa dan rumah sakit selalu siafa hadapi pasien corona.

Dalam kesempatan itu, Bupati Niga Dapawole juga berharap Kapolda NTT dapat memingkatkan status pospol kota , Pospol Kecamatan Tanah Righu dan Pospol Gaura menjadi polsek. Hal itu demi meningkatkan pelayanan bagi masyarakat Sumba Barat.

Sedangkan Wakil Bupati Sumba Tengah, Ir.Daniel Landa, dalam kesempatan itu menyampaikan terima kasih banyak atas keputusan Kapolda NTT yang menurunkan tim memberantas kasus pencurian ternak di Sumba Tengah sebagaimana berlangsung beberapa waktu lalu.

Reses di Desa Umanen TTS, Ansy Lema Terima Keluhan Warga Soal Hutan Lindung

Ketua KONI NTT Syukuri Musyawarah Provinsi Luar Biasa FORKI-NTT Dengan Cara Yang Luar Biasa

Satu Daerah di NTT Hari Ini Berpotensi Terjadi Hujan Disertai Petir, Yuk Simak Penjelasannya!

Kini, kasus pencurian tidak terjadi lagi dan suasana cukup kondusif. Meski demikian, ia berharap Kapolda dapat memperjuangkan pembentukan Polres Sumba Tengah agar pelayanan lebih maksimal. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM,Petrus Piter)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved