Rayakan HUT ke-8, SFC Sumba Timur Lakukan Penyuluhan Narkoba

Slank Fans Club ( SFC) Kabupaten Sumba Timur merayakan Hari Ulang Tahun ( HUT) yang ke-8

POS-KUPANG.COM/ROBERT ROPO
Foto bersama dalam perayaan HUT ke-8 SFC sumba Timur. 

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU - Slank Fans Club ( SFC) Sumba Timur merayakan Hari Ulang Tahun ( HUT) yang ke-8. Perayaan HUT ke 8 ini berlangsung di Vila Orsoan, Kelurahan Temu, Kecamatan Kanatang, Kabupaten Sumba Timur, Senin (9/3/2020) malam.

Adapun dalam perayaan itu diisi dengan acara hiburan, penyuluhan bahaya penyalahgunaan narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya atau Narkoba serta resepsi bersama. Untuk penyuluhan Narkoba dengan narasumber Kasat Narkoba Polres Sumba Timur AKP Putu Pariada.

Polres TTU Hentikan Penyelidikan Kasus Kematian Sekretaris Desa Oenak

Putu Pariada dalam memberikan penyuluhan itu mengatakan peredaran narkoba cukup mengkwatirkan terjadi di wilayah Sumba Timur khususnya Kota Waingapu. Narkoba adalah sat yang mempengarui perilaku psikologis seorang pengguna.
Menurut Putu, narkoba sangat berbahaya karena ada tiga sifat dampak yakni habitual, adiktif dan tolerain dimana selain mempengaruhi psikologis pengguna dan juga bisa meninggal dunia serta juga akan menimbulkan gangguan Kamtibmas.

Faktor yang mempengaruhi penyalahgunan narkoba kata Putu, faktor individu, lingkungan dan narkoba itu sendiri. Bagi orang yang sering merokok sambil mengkomsumsi minuman keras tentu sangat berpeluang menjadi pintu masuk bagi narkoba.

5 Tahun Panin Bank Melayani NTT, Pieter Buat Nasabah Loyal

Pengguna narkoba awalnya menjadi korban seperti saat pesta dikasih ganja dalam rokok. Ini lama-lama akan menjadi penguna dan pengedar karena pengedar bisa memperoleh uang, hal ini dapat membayakan pribadi dan menggangu Kamtibmas.

Putu juga menyampaikan terima kasih dan mengapresiasi pilihan yang diambil oleh SFC Sumba Timur. Karena menurutnya masalah penyalahgunaan Narkoba saat ini sudah sangat mengkhawatirkan dan upaya pencegahannya tidak lagi hanya menjadi tugas polisi dan Badan Narkotika Nasional (BNN), melainkan menjadi tanggung jawab bersama semua pihak.

"Terima kasih kepada SFC Sumba Timur yang sudah memilih ikut peduli dengan penyuluhan Narkoba di ulang tahunnya. Ini adalah komunitas pertama yang mengundang kami untuk melakukan penyuluhan Narkoba. Kami berharap komunitas lainnya di Sumba Timur bisa mengikutinya, karena peredaran Narkoba sudah cukup mengkhawatirkan,"jelas Putu.

Putu juga mengajak ratusan generasi muda dari berbagai komunitas yang hadir dalam kegiatan ini untuk menghindari penyalahgunaan Narkoba dan berani mengatakan tidak kepada setiap godaan Narkoba dari siapapun. Selain itu, agar para generasi muda bisa menghindari merokok dan mengkonsumsi minuman keras, karena juga mengandung Narkoba jenis ringan yang dapat membuat ketergantungan.

Ketua SFC Sumba Timur, Dionisius Umbu Ana Lodu dalam sambutanya pada acara tersebut mengatakan, SFC Sumba Timur berdiri pada tanggal 10 Maret 2012 lalu dengan nama awal Sandalwood Slankers Indonesia (SSI) Sumba Timur. Namun kemudian ada penegasan dari pihak Slank untuk semua Fans bagi group band papan atas Slank di seluruh Indonesia menggunakan nama Slanker Fans Club (SFC), sehingga kemudian SSI Sumba Timur ikut melebur diri dan mengubah nama menjadi SFC Sumba Timur.

Terkait penyuluhan bahaya penyalahgunaan Narkoba yang dilakukan SFC Sumba Timur, Dionisius menguraikan, SFC Sumba Timur memiliki pengalaman pahit dengan penyalahgunaan Narkoba. Karena itu, SFC Sumba Timur tidak ingin ada lagi ada anggotanya atau masyarakat luas, terutama generasi muda Sumba Timur menjadi korban penyalahgunaan Narkoba.

"SFC Sumba Timur sudah pernah menjadi saksi bahaya penyalahgunaan Narkoba. Karena ada anak SFC yang menjadi pengguna Narkoba dan akhirnya ada yang meninggal karena kecelakaan dan juga ada yang diproses hukum. Jadi pengalaman ini yang membuat SFC Sumba Timur tidak mau lagi merasakan sakit itu, baik di tubuh SFC maupun generasi muda Sumba Timur,"tandasnya.

Dionisius juga menyampaikan terima kasih kepada Polres Sumba Timur khususnya Kasat Narkoba yang sudah meluangkan waktu untuk memberikan penyuluhan Narkoba bagi Slank dan Slanky SFC Sumba Timur, anggota Komuntas lain dan juga masyarakat setempat. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo)

Penulis: Robert Ropo
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved