Pilkada 2020, Golkar Mainkan Perang Psikologis

Artinya dengan duluan menetapkan calon di empat kabupaten tersebut, sebenarnya Golkar mau menggoyahkan psikologi partai lain

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Rosalina Woso
zoom-inlihat foto Pilkada 2020, Golkar Mainkan Perang Psikologis
POS KUPANG/ISTIMEWA
Pengamat Komunikasi Politik Unwira Kupang, Mikhael Radjamuda Bataona

Pilkada 2020 , Golkar Mainkan Perang Psikologis

POS-KUPANG .COM|KUPANG - "Jika kita analisis, terbaca bahwa Partai Golkar sedang memainkan perang psikologis. Artinya dengan duluan menetapkan calon di empat kabupaten tersebut, sebenarnya Golkar mau menggoyahkan psikologi partai lain agar mau bergabung mengusung bakal calon tersebut,".

Hal ini disampaikan Pengamat Komunikasi Politik dari Unwira Kupang, Mikhael Radjamuda Bataona, Minggu (8/3/2020).

Menurut Mikhael, selain bahwa hampir semua yang akan diusung Partai Golkar itu kader atau tokoh lokal Golkar, tentu figur-figur itu berpeluang untuk menjadi vote getter bagi Golkar dalam hajatan-hajatan politik ke depan.

"Jadi selain hitungan peluang menang yang lebih besar, tapi Golkar merasa bahwa dengan mengajukan bakal calon- bakal calon ini mendahului survey, karena mereka mau meredam kebingungan mesin partai di level kabupaten untuk bekerja. Termasuk tadi mengganggu psikologis parpol lain," kata Mikhael.

Dia menjelaskan, Partai Golkar yang adalah salah satu partai besar sepertinya sudah paham bahwa selain menang atau kalah, konsolidasi mesin partai di empat kabuapten tersebut juga penting.

"Dengan memastikan paket mendahului survei, waktu kerja para calon akan lebih lama. Dan juga sekaligus menguatkan kohesi atau ikatan para kader dan militansi mereka dalam hajatan pilkada," katanya.

Mikhael juga mengatakan, peraoalan lain yang bakal ditemui adalah menyangkut persetujuan parpol koalisi.

"Saya kira akan sulit, karena semua partai punya hitung-hitungan strategis maupun pragmatis. Akan sangat sulit mendikte partai lain, tetapi dalam politik gaya mendikte yang sedang diperagakan Golkar bisa saja efektif untuk daerah seperti Kabupaten Malaka, karena petahana maju lagi di sana," ujarnya

Dikatakan, masalah berikutnya yang harsu dihitung Partai Golkar adalah, jika mereka memaksakan calon mereka dan tidak disetujui partai koalisi maka bisa saja mereka mengalami petaka politik.

"Di mana calon mereka gagal maju. Dalam permainan kartu, kasus seperti ini biasa disebut "Joker mati di tangan". Saya kira Partai Golkar dan para calon harus bekerja keras agak mereka bisa memastikan dukungan partai lain jika tidak mau mengalami nasib naas seperti itu," ujarnya.

Mikhael mengatakan, dari strategi tersebut dirinya membaca selain alasan ideologis demi kohesi dn konsolidasi partai, maka Partai Golkar juga punya hitungan pragmatis dan taktis.

Pemeriksaan Suhu Tubuh di Bandara El Tari Kupang Berjalan Lancar Penumpang Antusias

8 Jenis Buah-buahan yang Mengandung Protein Tinggi, Apa Saja?

Bukan Hanya Sumber Protein, Kenali 11 Kandungan Gizi dalam Telur Ayam dan Manfaatnya Bagi Tubuh

5 Gangguan Kesehatan yang Bakal Terjadi Jika Terlalu Banyak Minum Minuman Bersoda

Termasuk Dalam Jenis Seranga dan Pertanda Kurang Bersih, Wajib Tahu 10 Mitos Tentang Kutu Rambut

Benarkah Tahu yang Dipadukan Dengan Bayam Bisa Menyebakan Kista ? Ikuti Penjelasan Medisnya

"Jadi murni soal peluang menang di empat kabupaten tersebut," ujarnya.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved