Malam Dana Pembangunan Sekolah Hindu Pertama di NTT Kumpulkan Rp 350 juta

Total dana tersebut berasal dari lelang lagu, lelang lukisan serta lelang Uncut money dari Bank Indonesia Perwakilan NTT.

Malam Dana Pembangunan Sekolah Hindu Pertama di NTT Kumpulkan Rp 350 juta
POS KUPANG/RYAN NONG
Malam Dana Dharma Satya pembangunan persekolahan Hindu Kupang yang dilaksanakan di Millenium Ballroom Kupang pada Sabtu (7/3/2020). 

Malam Dana Pembangunan Sekolah Hindu Pertama di NTT Kumpulkan Rp 350 juta 

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Malam Dana Dharma Satya Pembangunan Gedung Sekolah Hindu Kupang berhasil mengumpulkan total donasi senilai Rp 350 juta. Total dana tersebut berasal dari lelang lagu, lelang lukisan serta lelang Uncut money dari Bank Indonesia Perwakilan NTT. 

Dalam kegiatan donasi yang berlangsung di Millenium Ballroom Jalan Timor Raya Kota Kupang NTT pada Sabtu (7/3/2020) malam itu, Wakapolda NTT Brigjen Pol Johanis Asadoma, Danrem 161 Wirasakti Brigjen TNI Syaiful Rahman, Danlantamal VII Kupang Laksma TNI IG Kompiang Aribawa serta walikota Kupang Jefri Riwu Kore tampil di panggung. 

Bahkan, Danlantamal VII Kupang Laksma TNI IG Kompiang Aribawa membawakan lagu serta menggawangi musik kolaborasi. Selain itu, tampil pula seniman dan penyanyi Dewi Pradewi With Akustik Ratu Djati serta pementasan drama tari Bali.

Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia  NTT I Nyoman Dharmawan dalam sapaannya menyampaikan ucapan terima kasih berlimpah atas suksesnya penyelenggaraan kegiatan malam Dana Dharma Satya tersebut. Malam Dana tersebut, menjadi spirit untuk memulai pembangunan persekolahan Hindu di Kota Kupang.

"Malam dana berlangsung sukses berkat dukungan bapak ibu sekalian dan semua pihak, terima kasih," ujarnya pada saat penutupan acara. 

Ia mengatakan, dari total kebutuhan pembangunan sekolah sebesar Rp 5,3 miliar, hasil donasi pada malam dana telah mengumpulkan sekitar 9 persen dari total kebutuhan anggaran. Selain donasi tersebut, Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat, terangnya, secara khusus juga menyumbang sebesar Rp 250 juta.

Ketua Yayasan Upanisada Kupang, Anak Agung Gede Sayang Mega Putra (43) senada menyampaikan ucapan terima kasih atas suksesnya acara tersebut. 

Ia mengatakan, 9 persen yang terkumpul dari total anggaran yang dibutuhkan merupakan awal yang bagus dalam proses pembangunan. Pihak Yayasan Upanisada sebagai payung persekolahan Hindu tersebut akan bekerjasama dengan stakeholder untuk menyukseskan proses pembangunan sekolah tersebut. 

"Sebagai tuan rumah, kita yang harus mengawali. Jadi panitia pembangunan melakukan penggalangan dana untuk mengawali pembangunan," katanya. 

Dana pembangunan sekolah tersebut, selanjutnya akan didukung penuh oleh Kementrian Agama RI melalui Dirjen Agama Hindu. 

Unggahan Syahrini Soal Doa Ramadhan Mendadak Disorot, Istri Reino Barack Malah Diprotes, Kenapa?

New Beat Kini Hadir Lebih Mewah, Bakal Buat Kamu Jatuh Hati

Luna Maya Singgung Soal Calon Suami di Hadapan Herjunot Ali, Ayu Dewi dan Melaney Ricardo, Siapa?

Sementara itu, Ketua Panitia Pembangunan Gedung Persekolahan Hindu Kupang, dr Dewa Putu Sahadewa mengatakan, dana tersebut akan digunakan sebagai dana awal pembangunan. Rencananya, pada akhir Maret akan diadakan pembersihan lahan dan dilanjutkan dengan ground breaking. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong)

Penulis: Ryan Nong
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved