BBPP Kupang Gelar Pelatihan Teknis Bagi Penyuluh Pertanian Angkatan V, Ini Tujuannya
Lembaga BBPP Kupang gelar Pelatihan Teknis bagi penyuluh pertanian angkatan V, ini tujuannya
Penulis: PosKupang | Editor: Kanis Jehola
Lembaga BBPP Kupang gelar Pelatihan Teknis bagi penyuluh pertanian angkatan V, ini tujuannya
POS-KUPANG.COM | OELAMASI - Balai Besar Pelatihan Peternakan Kupang ( BBPP Kupang) menyelenggarakan Pelatihan Teknis bagi penyuluh pertanian Angkatan V di Balai Penyuluh Pertanian Naibonat
"Kegiatan pelatihan teknis penyuluh ini hanya di 6 Kabupaten, dari 22 Kabupaten/Kota yang ada di NTT yaitu: Kabupaten Manggarai Timur, Kabupaten Manggarai Barat, Kabupaten Ngada, kabupaten Kupang dan Kabupaten TTS."
• Polisi Temukan Pelajar Tak Pakai Helm Saat Berkendara
Hal ini dikatakan oleh Kasi Pelatihan Aparatur BBPP Kupang, H. Muhammad Awaluddin, S.Pi, M.Si, Senin, (9/2) di BPP Naibonat.
Dikatakan M. Awaludin, khusus untuk Kabupaten Kupang, kegiatan ini akan berlangsung selama 3 hari; terhitung sejak hari ini sampai dengan hari Rabu (11/3) dg materi yang akan disampaikan dri BPS kab kupang dengan materi statistik pertanian dan juga dari Bank Rakyat Indonesia ( BRI) yang akan menyampaikan materi pemanfaatan dana KUR & proses untk mendapatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari program Kementerian Pertanian tentang pemanfaatan KUR yang sudah diluncurkan oleh Kementerian Pertanian.
• Pemkab Sumba Timur Anggarkan Rp 1,5 Miliar Bangun Aspal Menuju Obyek Wisata Pantai Kalala
Kegiatan ini, lanjut M. Awaludin, dititik beratkan pada pemanfaatan BPP kedepan sebagai pusat informasi pertanian yang selama ini dianggap belum optimal. Oleh sebab itu, ke depan BPP betul-betul akan didorong untuk bisa lebih maju dan eksis terutama dalam pemanfaatan IT, karena melalui kegiatan ini akan banyak di sampaikan informasi tentang penggunaan IT sebab
ke depannya semua penyuluh harus bisa memanfaatkan teknologi yang ada dan juga ke depan BPP di harapkan sebagai pusat infornasi data pertanian (singel data)
" Dengan Semua teknologi dan informasi pertanian yang ada d BPP tentu dengan mudah petani/peternak dapat dengah mudah di peroleh informasinya
H. Awaludin menjelaskan, ide dasar dan latar belakang dibentuknya kegiatan ini merupakan implementasi dari program Kementerian Pertanian RI, yaitu( KOSTRATANI ) komando strategis pembangunan pertanian di kecamatan bahwa ke depan BPP harus betul-betul di prioritaskan untuk bisa menjadi garda terdepan sebagai pusat informasi di tingkat kecamatan oleh karena itu kepada para petani/peternak harus betul betul dapat memanfaatkan BPP yang ada d wilayahnya
Kegiatan ini, ujarnya, betul-betul akan fokus untuk menyukseskan Program Kementerian Pertanian dalam menyediakan pangan bagi 267 jiwa penduduk Indonesia menjabarkan kedalaman program strategis yaitu dengan membangun satu data pertanian dalam satu sistem Big Data serta penguatan penyuluhan Pertanian dan Balai Penyuluhan Pertanian ( BPP) di Kecamatan.
Untuk itu, urainya, dibentuk komando strategis pembangunan pertanian ( Kostratani) dari pusat sampai dengan Kecamatan sebagai gerakan pembangunan pertanian sehingga harus didukung dengan kelembagaan yang solid, ketenagaan yang profesional dan penyelenggaraan fungsi penyuluhan berbasis teknologi informasi dalam rangka meningkatkan efisiensi dan efektivitas usaha tani sehingga produksi usaha pertanian mampu meningkatkan produktifitas, produksi, pendapatan dan kesejahteraan petani.
" BPP ke depan, bukan hanya dari penyuluh pertanian saja. Akan tetapi, ada pengamat hama, pengawas bibit ternak, pengawas mutu pakan paramedik,medik veteriner dan nanti akan ditempatkan di BPP. Di samping itu, ke depan akan ada single data atau satu data dan semuanya itu ada di BPP, " Katanya.
Oleh karena itu, urainya, mulai dari sekarang pihaknya sudah mulai melakukan persiapan di antaranya dengan pelatihan IT yang akan berlangsung selama 3 hari dari tanggal 9 s/d 11 maret 2020
Dirinya berharap, melalui kegiatan pelatihan teknis ini bisa menambah pengetahuan, keterampilan setiap peserta sehingga pada saatnya nanti, BPP sebagai garda terdepan dalam menyediakan informasi bagi petani dan peternak. (Laporan Reporter POS- KUPANG.COM, Vinsen Huler)