Waspada Virus Corona, Masker Langka di Kota Kupang, Harga Capai 10 Kali Lipat

merilis bahwa NTT belum dimasuki virus tersebut meski Presiden RI Joko Widodo mengumumkan dua warga Indonesia positif Corona

POS KUPANG/RYAN NONG
Dokter dan apoteker di Apotik Kimia Farma Lippo Fatululi mengenakan masker 

Waspada Virus Corona, Masker Langka di Kota Kupang, Harga Capai 10 Kali Lipat

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Informasi merebaknya virus Corona (2019 Novel Coronavirus atau 2019-nCoV) yang menginfeksi manusia dan menyebabkan flu biasa hingga akut menjadi perhatian serius masyarakat. Meski belum menyerang dan menjangkit di wilayah NTT, namun kewaspadaan warga terhadap virus mematikan tersebut meningkat. 

Dinas Kesehatan Provinsi NTT sendiri merilis bahwa NTT belum dimasuki virus tersebut meski Presiden RI Joko Widodo mengumumkan dua warga Indonesia positif Corona. Hal tersebut berarti NTT hingga saat ini masih bebas Corona.

Namun demikian, berdasarkan penelusuran POS-KUPANG.COM, permintaan masker di beberapa apotek di Kota Kupang, ibukota Provinsi NTT meningkat tajam. Tingginya permintaan ini bahkan menyebabkan kelangkaan masker di wilayah Kota Kupang. 

Di beberapa Apotek jaringan Kimia Farma di Kota Kupang, masker tersebut bahkan tidak lagi dijual. Pasalnya stok masker telah ludes sejak Senin (2/3/2020) kemarin. Demikian pula dengan Apotek jaringan K-24. 

Di Apotik Kimia Farma WJ Lalamentik misalnya, ketersediaan masker telah habis sejak hari Minggu. Demikian pula di Apotik Kimia Farma Mohammad Hatta. Sementara itu, di Apotik Kimia Farma Pelengkap RSUD Prof Johannes Kupang, hanya mengisahkan setengah dos masker

Hal yang sama juga terjadi di Apotik K-24 Fatululi dan Apotik K-24 Oepura di jalan Jenderal Soeharto. Keterangan apoteker, di dua lokasi tersebut, masker bahkan telah diborong oleh pembeli beberapa hari sebelumnya. 

Apoteker Pendamping Apotek k24 Fatululi, Rinda Ayu Herawati kepada POS-KUPANG.COM mengatakan, khusus untuk tempatnya, pihaknya telah mencoba untuk memesan masker di dua Perusahaan Besar Farmasi (PBF) yakni PBF Abad dan PBF Fegramax, namun hingga kini masker belum tersedia. 

Selain langka, di beberapa tempat, harga masker bahkan naik hingga 10 kali lipat. Jika saat kondisi normal harga satu paket untuk lima lembar masker sebesar Rp 4.500, maka saat ini satu lembar masker Tah dihargai Rp 10 ribu. 

Komisi IV DPRD Kupang Adili Dirut RSU Naibonat dan Jajarannya

Mahasiswa di Kupang Dianiaya Kawanan Pemuda Hingga Babak Belur Karena Masalah Sepele

Kades & Bendahara Desa Dituntut 3 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Sebut Jaksa Tak Fair Buat Tuntutan

Proses Hukum Berlanjut, Mahasiswa Korban Pencurian Motor : Biar Ada Efek Jera

Bahkan untuk jenis masker yang lebih tebal, dibandrol dengan harga Rp 67.500 untuk lima lembar. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong)

Penulis: Ryan Nong
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved