Lakalantas di Sumba Timur

Sopir Mobil Pikap Terbalik di Sumba Timur Terancam 1 Tahun Penjara

mobil pikap Daihatsu Gran Max warna hitam dengan nomor polisi ED 8879 AD yang dikendarai oleh Lakar Pandua Katida (45) mengalami

POS-KUPANG. COM/Dok Humas Polres Sumba Timur
Anggota Sat Lantas Polres Sumba Timur sedang melakukan olah TKP mobil Pikap terbalik. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU----Sebuah mobil pikap Daihatsu Gran Max warna hitam dengan nomor polisi ED 8879 AD yang dikendarai oleh Lakar Pandua Katida (45) mengalami nas. Mobil itu mengalami kecelakaan lalu lintas lepas kendali (out off control) disebabkan pecah ban.

Kecelakaan lalu lintas itu terjadi di Jalan Jurusan Waingapu-Melolo, sekitar Km 12 arah timur tepatnya di RT 09/RW 04 Kelurahan Watumbaka Kecamatan Pandawai, Selasa (3/3/2020) sekitar pukul 13.00 Wita. Akibat kecelakaan itu, 7 orang penumpang termasuk sopir alami luka ringan dan kerugian material diperkirakan mencapai Rp 5.000.000. Sedangkan luka berat dan sedang tidak ada alias nihil.

Anggota Sat Lantas Polres Sumba Timur sedang melakukan olah TKP mobil Pikap terbalik.
Anggota Sat Lantas Polres Sumba Timur sedang melakukan olah TKP mobil Pikap terbalik. (POS-KUPANG. COM/Dok Humas Polres Sumba Timur)

Akibat terbaliknya mobil itu, sopir pengendara mobil pikap yang nas itu terancam hukuman 1 tahun penjara.

Kapolres Sumba Timur AKBP Handrio Wicaksono,S.I.K melalui Kasubag Humas Polres Sumba Timur, AKP I Made Murja ketika ditemui POS-KUPANG.COM di ruang kerjanya, Rabu (4/3/2020) siang menjelaskan, atas kelalaian sopir
Lakar Pandua Katida hingga menyebabkan ada penumpang alami luka ringan, maka sopir tersebut dijerat dengan pasal 310 ayat 1 dan 2 Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang LLAJR dengan ancaman hukuman maksimal 1 tahun penjara.

Dikatakan Made, kini sopir itu masih menjalani perawatan medis di rumah sakit. Adapun usai kecelakaan itu Sat Lantas Polres Sumba Timur langsung melakukan tindakan yakni menerima laporan, mendatangi TKP, mengolah TKP, mengamankan barang bukti, mencatat keterangan saksi, membuat LP dan Ver serta Input IRSMS. (*)
Area lampiran

Penulis: Robert Ropo
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved