Atensi Ekonomi Perempuan

YANG pertama tentu seluruh warga NTT memberikan proviciat buat Ibu Julie Sutrisno Laiskodat yang dilantik menjadi anggota DPR RI

ISTIMEWA
Julie Sutrisno Laiskodat, Tuti N. Roosdiono dan Irmadi Lubis menerima ucapan selamat usai dilantik oleh Ketua DPR RI, Puan Maharani di Kompleks Parlamen Senayan Jakarta, Kamis (27/2/2020). 

POS-KUPANG.COM - YANG pertama tentu seluruh warga NTT memberikan proviciat buat Ibu Julie Sutrisno Laiskodat yang dilantik menjadi anggota DPR RI, menggantikan Pak Jhoni Plate yang diangkat menjadi Menteri Kominfo.

Kedua, telah lebih dari setahun, ibu Julie mendampingi Pak Viktor Laiskodat menjadi Gubernur NTT. Ibu Julie telah mengelilingi NTT sehingga kebutuhan masyarakat, permasalahan sosial, ekonomi masyarakat NTT sangat difahaminya maka menjadi mudah baginya untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat yang masih tertinggal ini.

Di Kupang Tengah, Yunus Haus Bantai Adik Ipar Damianus Puay

Ibu Julie punya atensi kuat terhadap ekonomi perempuan, kebutuhan anak, kerajinan lokal dan pendidikan masyarakat. Kondisi masyarakat yang disentuhnya tersebut menjadi peluang untuk diperkuat pada posisinya sebagai legislator.

Oleh karena itu, kita berharap beliau diposisikan pada komisi yang terkait langsung dengan kepentingan riil masyarakat NTT agar kiprah ibu Julie dapat dirasakan manfaat langsung oleh segmen masyarakat.

Ibu Rumah Tangga di Sikka Korupsi Rp 588 Juta

Ketiga, walaupun secara politik, ibu Julie mewakili daerah pemilihan Flores, Lembata dan Alor, namun sebagai wakil rakyat perhatiannya tetap utuh untuk seluruh masyarakat NTT dan bukan terbatas pada daerah pemilihan semata-mata. Hindari cara pandang politik dikotomis dan segmentasi.

Keempat, bahwa dalam diri ibu Julie melekat status sebagai isteri yang harus mendampingi suami sebagai Gubernur NTT, sebagai ketua PKK dan sebagai ketua Dekranasda NTT tentu membutuhkan juga perhatian serius dengan posisinya sebagai anggota dewan yang berkiprah di pusat.

Memang ada tugas-tugas yang bisa didelegasikan dan ada yang tidak bisa. Oleh karena itu buatlah skala prioritas agar tidak terjadi benturan antara tugas pusat dan daerah dan antara tugas privat dan publik. (yon)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved