Rutan Kelas II B Soe Deklarasikan Resolusi Pemasyarakatan

peningkatan kualitas warga binaan. Kedelapan, mewujudkan ketahan pangan di Rutan. Ke sembilan, mewujudkan Zero Overstaying

Rutan Kelas II B Soe Deklarasikan Resolusi Pemasyarakatan
POS KUPANG/DION KOTA
Nampak suasana pelaksaan Media Gathering yang digelar Rutan Kelas II B Soe 

Rutan Kelas II B Soe Deklarasikan Resolusi Pemasyarakatan

POS-KUPANG.COM |SOE - Rutan Kelas II B Soe, Kamis (27/2/2020) menggelar media gathering yang dihadiri Kepala Rutan Soe, Lukas Laksana Frans, Kapolres TTS AKBP Ariasandy, SIK, Kepala Pengadilan Negeri Soe, I Wayan Yasa, kepala kantor kementerian agama Kabupaten TTS, Agus Nggiku,S.Pd.MM dan awak media di aula Rutan Soe.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Rutan Kelas II B Soe mendeklarasikan Resolusi Pemasyarakatan Tahun 2020. Menariknya Deklarasi ini digelar serentak di seluruh Rutan seluruh Indonesia.

Sedikitnya ada 15 point yang dideklarasikan dalam kesempatan tersebut. Ke 15 point tersebut yaitu, pertama, mendorong Rutan Kelas II B untuk mendapatkan predikat WBK/WBBM. kedua memberikan hak remisi kepada warga binaan. Ketiga, memberikan program integritas perubah pembebasan bersyarat, cuti bersyarat, dan cuti menjelang bebas kepada warga binaan.

"Kita sudah ajukan remisi untuk 123 warga binaan pada 17 Agustus mendatang. Selain itu ada 31 warga binaan yang mendapatkan pembebasan bersyarat dan 4 warga binaan yang mendapatkan cuti bersyarat di tahun ini," ungkap Lukas

Kempat lanjut Lukas, memberikan rehabilitasi medis dan sosial kepada warga binaan. Kelima, pemberian makanan siap saji. Keenam, pencegahan dan pengendalian penyakit menular.

"Untuk point ke empat dan ke lima di Rutan Soe memang belum tersedia fasilitasnya. Oleh sebab itu, warga binaan kasus Narkoba dipindahkan ke Rutan Kupang sehingga bisa mengikuti program rehabilitasi. Untuk point ke enam, Rutan kelas II B Soe sudah bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten TTS untuk rutin melakukan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan kepada warga binaan," ujarnya.

Point' ke tujuh yang dideklarasikan yaitu, peningkatan kualitas warga binaan. Kedelapan, mewujudkan ketahan pangan di Rutan. Ke sembilan, mewujudkan Zero Overstaying. Kesepuluh, mewujudkan penyelesaian overcrowding.

"Di sini, jika ada tahanan Polres atau Kejari yang sudah hampir habis masa tahanannya akan langsung kita koordinasikan agar segera diperpanjang. Karena jika tidak diperpanjang maka tahanan yang bersangkutan akan bebas demi hukum. Untuk peningkatan kualitas warga binaan kita menggelar aneka pelatihan keterampilan bagi warga binaan," jelasnya.

Point kesebelas, Meningkatkan PNBP. Kedua belas, pembentukan kelompok masyarakat peduli permasyarakatan.

LIVE Indosiar, LIDA Dangdut Malam Ini 2020 Top 44 Jam 8, Berikut Acara TV Nasional Hari Ini Lengkap

Rumah Ayahanda Najwa Shihab, Quraish Shihab, Mantan Menteri Agama di Cilandak Dibobol Maling

Ibu Rumah Tangga Tersangka Dana Desa di Sikka Hadapi Ancaman Pasal Berlapis

Ketiga belas, menyelenggarakan sekolah mandiri bagi anak. Keempat belas, mewujudkan revitalisasi pengelolaan basan dan badan dan kelima belas mengantar 48 napi teroris mengikrarkan kesetiaan kepada NKRI. (Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Dion Kota)

Penulis: Dion Kota
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved