Perhatian Julie Laiskodat Tetap Utuh untuk Seluruh Masyarakat NTT

Pengamat Politik dari Universitas Muhamadyah Kupang, Dr. Ahmad Atang memberikan catatan terkait pelantikan Julie Laiskodat

Perhatian Julie Laiskodat Tetap Utuh untuk Seluruh Masyarakat NTT
Dok
Drs. Ahmad Atang, M.Si

POS-KUPANG.COM | OELAMASI - Pengamat Politik dari Universitas Muhamadyah Kupang, Dr. Ahmad Atang memberikan catatan terkait pelantikan Julie Laiskodat menjadi anggota DPR RI menggantikan Jhoni Plate dari Partai NasDem.

Ahmad Atang kepada POS-KUPANG.COM, Kamis (27/2) menegaskan, yang pertama tentu seluruh warga NTT memberikan proficiat buat ibu Juli Laiskodat yang dilantik menjadi anggota DPR dapil NTT 1 menggantikan Jhoni Plate yang diangkat menjadi Menteri Kemeninfo.

DPRD TTU Minta Penegak Hukum Selidiki Proyek Pasar Rakyat Kefamenanu 2

Yang kedua, telah lebih dari setahun, Ibu Julie mendampingi Victor B. Laiskodat menjadi Gubernur NTT mengelilingi NTT, sehingga kebutuhan masyarakat, permasalahan sosial, ekonomi masyarakat NTT sangat difahaminya maka menjadi mudah baginya untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat yang masih tertinggal tersebut.

Ibu Julie punya atensi kuat terhadap ekonomi perempuan, kebutuhan anak, kerajinan lokal dan pendidikan masyarakat. Kondisi masyarakat yang disentunya tersebut menjadi peluang untuk diperkuat pada posisinya sebagai legislator.

Bupati Sumba Barat Tawarkan Lokasi Eks Pasar Lama dan Kantor Daerah Lama Kepada Investor

Oleh karena itu, kita berharap beliau diposisikan pada komisi yang terkait langsung dengan kepentingan riil masyarakat NTT agar kipra ibu Julie dapat dirasakan manfaat langsung oleh segmen masyarakat.

Ketiga, walaupun secara politik, ibu Julie mewakili daerah pemilihan Flores, Lembata dan Alor, namun sebagai wakli rakyat perhatiannya tetap utuh untuk seluruh masyarakat NTT dan bukan terbatas pada daerah pemilihan semata-mata dan hindari cara pandang politik dikotomis dan segmentasi.

Keempat, bahwa dalam diri ibu Julie melekat status sebagai Isteri yang harus mendampingi suami sebagai Gubernur, sebagai ketua PKK dan sebagai ketua dekranasda NTT tentu membutuhkan juga perhatian serius dengan posisinya sebagai anggota dewan yang berkiprah di pusat.

Memang ada tugas-tugas yang bisa didelegasikan dan ada yang tidak bisa, karena itu buatlah skala prioritas agar tdk terjadi benturan antara tugas pusat dan daerah dan antara tugas privat dan publik. (Laporan Reporter POS- KUPANG.COM, Edi Hayong)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved