Pendidikan

Ini Manfaat Belajar Coding untuk Anak Yang Perlu Diketahui Orang Tua

Bahasa program atau dikenal coding saat ini menjadi salah satu kunci sukses bersaing di era Revolusi Industri 4.0.

kompas.com
Seorang anak belajar coding di Coding Bee Academy, Jakarta 

POS-KUPANG.COM|KUPANG - Bahasa program atau dikenal coding saat ini menjadi salah satu kunci sukses bersaing di era Revolusi Industri 4.0.

Era saat ini menuntut penggunaan teknologi digital di segala sektor dan tentunya akan menyebabkan sejumlah pekerjaan akan hilang.

Co-Founder Coding Bee Academy, Eko Haripin mengatakan saat ini coding sudah hadir di segala aspek kehidupan seperti komputer, gadget, dan teknologi lainnya.

Harapan Ketua LPA NTT Veronika Ata untuk Julie Sutrisno Laiskodat

Pembelajaran coding bisa dimulai sejak anak-anak lantaran bisa berguna untuk masa depan.

"Pada dasarnya seluruh komputer di dunia dikendalikan oleh software. Belajar coding itu belajar untuk mengendalikan komputer," kata Eko saat temu wartawan di Jakarta, Rabu (26/2).

Eko menyebutkan anak-anak bisa belajar coding sejak kecil. Coding tak hanya seputar kemampuan untuk menguasai bahasa pemrograman, melainkan bisa mengasah soft skills.

"Saat membuat software itu perlu cara berpikir logis dan sistematis. Belajar coding juga membuat anak-anak berpikir kreatif," ujarnya.

KABAR GEMBIRA! Mulai 1 Maret Pemerintah Diskon 50 Persen Tiket Pesawat ke Labuan Bajo Malang & Yogya

Coding Bee Academy merupakan sekolah coding khusus anak-anak umur 5-17 tahun.

Berpikir logis dan sistematis adalah kemampuan computational thinking.

Dalam belajar coding, anak-anak bisa belajar menggunakan alogaritma dasar dan berpikir untuk menemukan serta memecahkan masalah secara kreatif.

"Anak-anak yang belajar coding juga bisa membuat percaya diri. Coba bayangkan anak 9 tahun bisa membuat aplikasi.

Keberhasilan itu bisa membuat percaya diri dan bangga. Dari situ bisa membuat aplikasi lebih rumit lagi," ujarnya.

Dalam proses pembuatan aplikasi, anak-anak juga bisa belajar tentang kegigihan, kesabaran, dan berani untuk mencoba. Setiap pembuatan aplikasi, setiap orang akan melakukan kesalahan.

"Instagram sendiri selalu update untuk memperbaiki bug. Bug itu untuk memperbaiki. Anak-anak bisa belajar menemukan kesalahan. Di coding itu, salah tidak apa-apa. Jangan malu untuk salah," tambahnya.

Terima Mahasiswa Baru UMK Lakukan Sosialisasi di Kabutapen Lembata

Kemampuan-kemampuan seperti berpikir logis, sistematis, kreatif, berani mencoba, dan lainnya merupakan paket kemampuan soft skills yang bisa didapatkan saat belajar coding.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved