Anda Kebayakan Makan Kerupuk ? Kenali Bahayanya Agar Tubuh Tetap Sehat
Selain itu, beberapa orang gemar mengudap rambak atau kerupuk kulit, kerupuk bawang, dan lain-lain sebagai camilan.
Anda Kebayakan Makan Kerupuk ? Kenali Bahayanya Agar Tubuh Tetap Sehat
POS-KUPANG.COM--Anda Kebayakan Makan Kerupuk ? Kenali Bahayanya Agar Tubuh Tetap Sehat
Bagi sebagian orang, makan akan terasa kurang lengkap tanpa kerupuk.
Kerupuk seolah menjadi salah satu teman setia menyantap makanan apa pun.
Bahkan sejumlah makanan seolah tak bisa lepas dari camilan dengan khas kriuk ini.
Sebut saja lontong opor yang kerap ditemani kerupuk udang.
Lalu ada soto betawi yang klop disantap bersama kerupuk emping asin.
Anda Kebayakan Makan Kerupuk ? Kenali Bahayanya Agar Tubuh Tetap Sehat
Selain itu, beberapa orang gemar mengudap rambak atau kerupuk kulit, kerupuk bawang, dan lain-lain sebagai camilan.
Bahaya kerupuk
Ahli gizi Dr. dr. Tan Shot Yen, M. Hum. menjelaskan, kalori makanan "ringan" seperti kerupuk dan keripik tidak bisa dipandang sebelah mata.
Pasalnya, di balik renyahnya tiga buah kerupuk kaleng atau kerupuk mi berukuran sedang, bisa mengandung 476 kalori (kkal).
Padahal, kebutuhan kalori orang dewasa (dengan kondisi kesehatan normal) di Indonesia rata-rata 2.000 kkal per hari.
Saat Anda makan tiga buah kerupuk kaleng ukurang sedang, kalorinya bisa menyalip satu potong cheese cake yang mengandung 319 kkal.
Kalori tiga buah kerupuk kaleng juga lebih banyak ketimbang cheese burger yang mengandung 380 kkal, atau mi instan goreng yang mengandung 380 kkal.