Sabtu, 25 April 2026

Kabar duka

Innalillahi, 2 Orang Pesepakbola Indonesia Tersambar Petir Saat Bertanding, 1 Meninggal Dunia

Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Kabar duka datang dari dunia sepak bola Sulawesi Tenggara. Dua orang pemain tersambar petir, 1 meninggal dunia

Editor: Adiana Ahmad
via Tribunnews Bogor
tersambar petir-ilustrasi 

Innalillahi, 2 Orang Pesepakbola Indonesia Tersambar Petir Saat Bertanding, 1 Meninggal Dunia

POS-KUPANG.COM - Innalillahi, 2 Orang Pesepakbola Indonesia Tersambar Petir Saat Bertanding, 1 Meninggal Dunia
Kabar duka menyelimuti dunia sepak bola Indonesia, khususnya wilayah Sulawesi Tenggara.

Dua orang pemain sepak bola di daerah itu tersambar petir saat sedang bertanding. Salah satu pemain bernama Fery asal Konawe Selatan, Sulawesi Selatan tewas akibat tersambar petir.

Sementara satu pemain lagi bernama Musta masih bisa diselematkan.

Peristiwa tersebut terjadi di pertandingan Bupati Cu U16, Kamis (20/2/2020).

Pelatih Tim Persatuan Sepak Bola Tinanggea, yakni Sahrum mengungkapkan jika Ferry nampak terjatuh setelah tersambar petir.

Peristiwa Petir Menyambar Manusia Sudah Dua Kali Terjadi Di Amanuban Selatan, TTS

Dua Korban Tersambar Petir Dirujuk Ke RSUD Soe

Sang pelatih juga mengungkapkan, sang pemain berusaha untuk berdiri namun tidak bisa akibat kesakitan.

"Teman di dekatnya yang lihat tadi ngaku memang (tubuh) almarhum mengeluarkan asap," kata Sahrum, Jumat (21/2/2020) seperti yang dilansir dari Tribun Kaltim.

Ferry sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat

namun naas, akibat luka bakar yang berada di tubuhnya, sang pemain akhirnya tak tertolong.

Selain Ferry, petir juga menyambar rekan pemain lainnya, yakni Musta (16).

Meskipun demikian, kondisi Musta ta separah yang dialami oleh Ferry.

Ilustrasi sambaran petir
Ilustrasi sambaran petir (KOMPAS.com/Thinkstock)

Saat ini, pemain yang berusia 16 tahun itu menerima perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Konawe Selatan.

VIDEO - 4 Warga Amanuban Selatan Disambar Petir, Dua Tewas, Dua Sekarat. Kejadiannya Di Tengah Sawah

Jenazah Korban Tersambar Petir Disambut Tangis Keluarga

Menurutn keterangan pihak rumah sakit, kondisi Musta hingga saat ini telah berangsur membaik.

Persitiawa kabar duka bagi dunia sepak bola indonesia terjadi saat hari ke-4 pelaksanaan turnamen sepak bola memperebutkan Bupati Cup I Usia 16 tahun.

Turnamen yang diikuti 25 tim dari 25 kecamatan di Kabupaten Konawe Selatan itu berlangsung di Stadion Lababa Silondae, Konsel.

Sedangkan dua remaja yang tersambar petir merupakan pemain tengah yang memperkuat tim sepak bola Kecamatan Tinanggea ketika melawan Kecamatan Buke.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved