Sabtu, 30 Mei 2026

PON XXII 2028

KONI NTT dan NTB Usulkan Tambahan 6 Cabang Olahraga, Termasuk MMA dan Binaraga

Usulan itu, kata Alfons Theodorus sudah mendapatkan dukungan dari KONI NTT dan NTB untuk dipertandingkan di PON XXII 2028.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Sipri Seko
POS-KUPANG.COM/POS-KUPANG.COM/HO
MUSORNASLUB - Sekretaris Umum KONI NTT, Alfons Theodorus (kedua dari kanan) pose bersama Ketua Umum KONI Pusat, Marsiano Norman saat Rakenas dan Musornaslub KONI di Jakarta, Kamis 21 Mei 2026. 
Ringkasan Berita:- Akan ada 71 cabang olahraga yang dipertandingkan di PON XXII NTT-NTB 2028
- NTT akan menjadi tuan rumah untuk 24 cabang olahraga termasuk sepakbola
- Usulan tambahan enam cabang olahraga didukung penuh oleh KONI NTT dan NTB

POS-KUPANG.COM, KUPANG – KONI Pusat telah menetapkan Provinsi NTT dan NTB didukung oleh DKI Jakarta menjadi penyelenggara PON XXII 2028. Berdasarkan hasil Rakornas dan dokumen Masterplan PON XXII Tahun 2028, telah ditetapkan distribusi sementara sebanyak 67 cabang olahraga.

Pembagiannya, 24 cabang olahraga di NTT, 30 cabang olahraga untuk NTB dan 17 cabang olahraga untuk DKI Jakarta. Untuk NTT sendiri, saat ini direncanakan menjadi tuan rumah bagi 21 cabang olahraga mandiri dan 3 cabang olahraga bersama, yaitu Sepakbola, Bolavoli Indoor dan Aerosport (Paramotor dan Aeromodelling).  

Sesuai data dari Sekretaris Umum KONI NTT, Dr. Alfons Theodorus dalam rakernas tersebut, terdapat usulan tambahan enam cabang olahraga. Usulan itu, kata Alfons Theodorus sudah mendapatkan dukungan dari KONI NTT dan NTB untuk dipertandingkan di PON XXII 2028.

Adapun enam cabang olahraga usulan tambahan tersebut, yakni :

1. PBJI (Ju-Jitsu Indonesia)

2. IBCA MMA (Indonesia Beladiri Campuran Amatir/MMA)

3. PERSAMBI (Persatuan Sambo Indonesia)

4. AFI (Asosiasi Floorball Indonesia)

5. Pabersi (Perkumpulan Angkat Berat Seluruh Indonesia)

6. PBFI (Perkumpulan Binaraga Fitness Indonesia)

“Sampai saat ini, keenam  cabang olahraga tersebut masih menunggu keputusan dan penetapan lebih lanjut dari KONI Pusat. Khusus untuk PBFI, sikap KONI Pusat sudah disampaikan secara resmi pada Rakernas. Mengingat agenda Rakernas telah berakhir maka proses pengambilan keputusan memerlukan komunikasi, koordinasi dan pembahasan lanjutan dengan KONI Pusat serta para pemangku kepentingan terkait,” tegas Alfons Theodorus.

Alfons Theodorus mengatakan, KONI Provinsi NTT tetap berkomitmen untuk memperjuangkan cabang-cabang olahraga yang memiliki potensi prestasi, peluang perolehan medali, serta mendukung suksesnya penyelenggaraan PON XXII Tahun 2028 di NTT. Oleh karena itu, ujarnya, komunikasi dan advokasi kepada KONI Pusat akan terus dilakukan bersama Pemerintah Provinsi NTT ( KONI Provinsi NTT) , KONI Provinsi NTB, dan pihak terkait lainnya. *

 

 

Baca berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE.NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved