Google Indonesia Gandeng Dirjen Pajak Luncurkan Google Primer, Aplikasi untuk Belajar Berbisnis

Google Indonesia Gandeng Dirjen Pajak Luncurkan Google Primer, Aplikasi untuk Belajar Berbisnis

Google Indonesia Gandeng Dirjen Pajak Luncurkan Google Primer, Aplikasi untuk Belajar Berbisnis
istimewa
Randy Jusuf Managing Director Google Indonesia pada acara Grow with Google di Perpustakaan Nasional RI menjelaskan bahwa pelajaran mengenai pajak mengenai UMKM bisa di akses di Google Primer dimana Google bekerjasama dengan Dirjen Pajak dan Direktur Eksekutif Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eflin Rote

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Google Indonesia mengandeng Direktorat Jenderal Pajak, Kementrian Keuangan dan Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) meluncurkan sebuah aplikasi terbaru bernama Google Primer.

Google Primer akan memberikan informasi seputar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bagi para pengguna khususnya bagi para pelaku UKM.  Tidak hanya itu, aplikasi Google Primer juga akan memberikan pemahaman tentang pajak UMKM di Indonesia.

Google Primer adalah sebuah aplikasi belajar mandiri yang memiliki 127 pelajaran dalam bahasa Indonesia. Melalui aplikasi ini, para wiraswastawan dapat belajar cara mengelola keuangan dan memahami kewajiban wajib pajak mereka.

Managing Director Google Indonesia, Randy Jusuf menyatakan rasa bangganya atas sinergi antara Google Indonesia dengan Dirjen Pajak.

"Kami mengungumkan kalau pelajaran pajak ini sudah tersedia di aplikasi Google Primer. Dan mulai bulan depan materi ini akan diajarkan face to face di kelas-kelas Gapura Digital dan Women Will. Kami sangat bangga sekali karena kerja sama ini adalah yang pertama kali di dunia bagi Google. Saya harap kerja sama ini bisa membuka peluang-peluang baru lainnya di masa mendatang," kata Randy di acara Grow with Google dan peluncuran aplikasi Google Primer di Perpustakaan Nasional, Jakarta Pusat, Selasa (18/2/2020). 

Direktur Jenderal Pajak Suryo Utomo dalam kesempatan yang sama memberikan apresiasi kepada Google Indonesia karena mendukung program Direktorat Jenderal Pajak.

"Saya memberikan apresiasi kepada apa yang telah dilakukan Google Indonesia. Itu adalah sejalan dengan apa yang akan kami lakukan. Google Indonesia berinisiatif memberikan peluang kepada siapapun juga untuk mengakses informasi yang dibutuhkan," ucap Suryo Utomo. 

AHY Merinding Ingat Petuah Sang Ibu Ani Yudhoyono

Wow! STAKN Kupang Naik Status Jadi Institut, Harun Natonis Dilantik Jadi Rektor

Sosok Nadia Riwu Kaho, Gadis Manis Wakil NTT yang Siap Bersaing di Miss Indonesia 2020, Dukung yuk!

Ashraf Sinclair Meninggal Akibat Serangan Jantung, Inilah 4 Mitos Penyakit Jantung dan Faktanya

Suryo juga mengatakan jika akan ada modul pembelajaran gratis tentang dasar keuangan di aplikasi Google Primer. Salah satunya modul Pajak Penghasilan (PPh) untuk UMKM berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2018 tentang Pajak Penghasilan atas Penghasilan dari Usaha yang Diterima atau Diperoleh Wajib Pajak yang Memiliki Peredaran Bruto Tertentu. 

Aplikasi Google Primer memberikan pelajaran tentang bisnis dan pemasaran digital yang membutuhkan waktu tidak lebih dari 5 menit dan membuatnya mudah dipelajari. Aplikasi Google Primer adalah salah satu program dari Grow with Google yang telah diluncurkan beberapa waktu lalu. 

Scott Beaumont President Asia Pacific  Google, Suryo Utomo Direktur Jenderal Pajak, Randy Jusuf Managing Director Google Indonesia, dan Yustinus Prastowo Direktur Eksekutif Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) dalam peluncuran empat pelajaran singkat mengelola keuangan dan memahami kewajiban pajak hasil kolaborasi dengan Direktorat Jenderal Pajak dan CITA di aplikasi Google Primer pada acara Grow with Google.
Scott Beaumont President Asia Pacific Google, Suryo Utomo Direktur Jenderal Pajak, Randy Jusuf Managing Director Google Indonesia, dan Yustinus Prastowo Direktur Eksekutif Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) dalam peluncuran empat pelajaran singkat mengelola keuangan dan memahami kewajiban pajak hasil kolaborasi dengan Direktorat Jenderal Pajak dan CITA di aplikasi Google Primer pada acara Grow with Google. (istimewa)

 AHY Merinding Ingat Petuah Sang Ibu Ani Yudhoyono

 Wow! STAKN Kupang Naik Status Jadi Institut, Harun Natonis Dilantik Jadi Rektor

 Sosok Nadia Riwu Kaho, Gadis Manis Wakil NTT yang Siap Bersaing di Miss Indonesia 2020, Dukung yuk!

 Ashraf Sinclair Meninggal Akibat Serangan Jantung, Inilah 4 Mitos Penyakit Jantung dan Faktanya

Tujuan dari diluncurkannya Google Primer adalah untuk mengedukasi dan mendorong masyarakat untuk belajar, dengan cara meberikan konten-konten yang relevan, mudah dipahami dan dapat membantu masyarakat Indonesia dalam membangun bisnis mereka dan mendapatkan pelanggan baru. 

Setiap pelajaran di Google Primer akan membantu para pelaku UKM untuk membangun keterampilan bisnis dan pemasaran yang berharga dengan cara cepat dan mudah. Diantaranya perencanaan bisnis, penjualan, membangun merek, tips membuat website, pemasaran lewat email, membuat #socialAds, manajemen bisnis, pemasaran digital dan pemasaran konten. 

Menarik bukan? Unduh Google Primer melalui App Store atau Apple Store di smartphone kamu.

(*)

Penulis: Eflin Rote
Editor: Eflin Rote
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved