Pendidikan

Wow! STAKN Kupang Naik Status Jadi Institut, Harun Natonis Dilantik Jadi Rektor

Sekolah Tinggi Agama Kristen Negeri (STAKN) Kupang naik status menjadi Institut Agama Kristen Negeri ( IAKN) Kupang.

Wow! STAKN Kupang Naik Status Jadi Institut, Harun Natonis Dilantik Jadi Rektor
Laus Markus Goti
Para dosen menerima Rektor IAKN Kupang, Dr. Harun Natonis 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti

POS-KUPANG.COM|KUPANG - Sekolah Tinggi Agama Kristen Negeri (STAKN) Kupang naik status menjadi Institut Agama Kristen Negeri ( IAKN) Kupang.

Dr. Harun Y Natonis, S. Pd, M.Si, yang sebelumnya menjadi Ketua STAKN Kupang resmi dilantik Menteri Agama RI, FachruL Razi, menjadi Rektor IAKN Kupang, di Kantor Kementrian Agama, Jalan Lapangan Banteng Nomor 3-4, Jakarta Pusat, Senin (17/2).

Harun Natonis kepada Pos Kupang di Bandara El Tari Kupang, sesaat baru tiba dari Jakarta, Selasa (18/2), mengucap terima kasih kepada pemerintah dan masyarakat NTT.

Sosok Nadia Riwu Kaho, Gadis Manis Wakil NTT yang Siap Bersaing di Miss Indonesia 2020, Dukung yuk!

"Atas dukungan masyarakat dan pemerintah, STAKN naik status dan saya sendiri resmi menjadi Rektor IAKN," ungkapnya.

Harun mengatakan, ia dilantik bersama Rektor Universitas Hindu Dharma, dua Ketua Sekolah Tinggi Agama Kristen, dua Ketua Sekolah Tinggi Budha Negeri yang juga telah naik dari status sebelumnya.

Harun mengatakan, Menteri Agama pada acara pelantikan tersebut berpesan, para rektor dan ketua sekolah tinggi yang dilantik mempunyai tugas dan fungsi masing-masing.

"Sehingga dia mengingatkan agar para pimpinan Perguruan Tinggi yang dilantik agar menjalankan tugas dengan baik," ungkap Harun.

Jadwal Acara TV Kamis 20/2/2020 SCTV Indosiar GTV Trans TV & Malam Puncak Miss Indonesia di RCTI

Menurut Harun, para rektor dan ketua yang lantik karena dinilai sebagai sosok yang tepat. Bukan karena dikenal Menteri, atau sahabat Sekjen, tetapi karena dipandang mampu dalam melaksanakan tugas yang diberikan.

Selain itu, kata dia, Menteri Fachrul menegaskan, Rektor dan ketua sekolah tinggi yang dilantik karena memiliki kapasitas baik dan mumpuni dalam mengelolah Perguruan Tinggi.

Halaman
12
Penulis: Laus Markus Goti
Editor: Apolonia Matilde
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved