Jumat, 5 Juni 2026

Lawan Israel, Hamas Gunakan Wanita Cantik , Retas Ponsel Tentara Yahudi, Komandan Zionis Pusing

Lawan Israel, Hamas Gunakan Wanita Cantik , Retas Ponsel Tentara Yahudi Lawan Israel, Hamas Gunakan Wanita Cantik , Retas Ponsel Tentara Yahudi

Tayang:
Editor: Alfred Dama
(IDF via BBC)
Gambar yang dirilis Pasukan Pertahanan Israel (IDF) memperlihatkan wanita cantik yang dipakai oleh Hamas untuk meretas ponsel puluhan tentara mereka. 

Lawan Israel, Hamas Gunakan Wanita Cantik , Retas Ponsel Tentara Yahudi, Komandan Zionis Pusing

POS KUPANG.COM -- Apapaun isa dilakukan untuk mengalahlan lawan di medan perang. 

Berbagai cara tersebut dilakukan bilsa dalam perang yang normal dianggap sudah tak mungkin lagi mengalakan musuh

Demikian juga dengan milisi Hamas yang berjuang melawan Israel untuk merebut wilayah yang dikuasai Israel

Perang konvesional saja sulit menanag maka pasukan Hamas menggunakan cara ini agar bisa menghancurkan musuh

Aksi ini membuat para komandan dan pemimpin Israel gusar 

Suami BCL Ashraf Sinclair Meninggal Mendadak Karena ini,Para Pesohor Termauk Putra SBY Ikut Melayat

RAMALAN ZODIAK Besok Rabu 19 Februari 2020: Leo Kehilangan Cinta Sejati, Scorpio Jatuh Cinta

Hamas dilaporkan menggunakan gambar wanita cantik untuk meretas ponsel puluhan tentara Israel, demikian keterangan militer.

Ilustrasi
Ilustrasi (Kompas.com)

Juru bicara Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan, kelompok itu mengirim foto tersebut untuk menggiring sejumlah serdadu mengunduh aplikasi.

Letnan Kolonel Jonathan Conricus menjelaskan, tanpa disadari oleh tentara Israel, ponsel mereka diretas oleh Hamas berbekal gambar wanita cantik.

Dilansir BBC Senin (17/2/2020), Conricus menyatakan tidak ada "informasi berharga" yang diambil sebelum plot Hamas terbongkar.

Upaya peretasan itu disebut merupakan yang ketiga dalam beberapa tahun terakhir.

Meski begitu, Conricus mengakui percobaan yang terbaru adalah yang tercanggih.

"Kami mengetahui bahwa mereka jelas belajar dari pengalaman, dan menaikkan kemampuan mereka," jelas Conricus dalam konferensi pers.

Dia menuturkan, si peretas menyamar sebagai gadis muda yang fasih berbahasa Ibrani, di mana dia mengaku sebagai imigran yang punya gangguan penglihatan atau pendengaran.

Setelah meyakinkan si korban, peretas kemudian mengirimkan sebuah tautan dengan dalih agar mereka bisa saling bertukar foto.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved