Hi Guys, Jangan Menghukum Anak dengan Memukulnya ! Begini Penjelasan Versi Penelitian Terbaru

Rasa jengkel atau terkadang malah anak menjadi pelampiasan emosi membuat kita berbuat kasar pada buah hati.

Hi Guys, Jangan Menghukum Anak dengan Memukulnya ! Begini Penjelasan Versi Penelitian Terbaru
thelocal.de
Ilustrasi kekerasan anak 

Hi Guys, Jangan Menghukum Anak dengan Memukulnya ! Begini Penjelasan Versi Penelitian Baru

POS-KUPANG.COM-- Hi Guys, Jangan Menghukum Anak dengan Memukulnya ! Begini Penjelasan Versi Penelitian Baru

Saat seorang anak melakukan kesalahan maka orangtua terkadang akan memberikan hukuman, seperti memarahinya atau memukul mereka.

Ini memang seperti sudah menjadi sesuatu yang menjadi kebiasaan hingga sulit untuk dipisahkan dari diri kita.

Rasa jengkel atau terkadang malah anak menjadi pelampiasan emosi membuat kita berbuat kasar pada buah hati.

Namun, tahukah Anda, bahwa hal itu akan membuat anak mengalami perubahan yang berakibat fatal.

Kelompok dokter anak dari American Academy of Pediatrics mengungkapkan sebuah penelitian baru mengenai kekerasan fisik terhadap anak.

Kekerasan fisik pada anak, bisa berakibat pada agresi, perubahan otak, penyalahgunaan zat, dan perilaku bunuh diri saat dewasa.

Mereka melarang orang tua untuk memukul, menampar, mengancam, menghina, dan mempermalukan anak-anak mereka.

Sebuah penelitian yang dilakukan menemukan, memukul pantat sang anak akan membuatnya lebih agresif dan menentang.

Halaman
12
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Nova
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved