Minggu, 12 April 2026

Lanal Maumere Ciduk 10 Nelayan Sikka Bom Ikan di Perairan Flotim

penangkapan nelayan pemboman ikan telaj menyelamatkan perusakan biota laut dari kerusakan yang lebih dasyat.

Penulis: Eugenius Moa | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG/ISTIMEWA
Komandan Lanal Maumere, Kolonel (Marinir) Totok Nurcahyanto, Kamis (13/2/2020) menggelar konferensi pers penangkapan nelayan pemboman ikan di Mako Lanal Maumere, Pulau Flores. 

Lanal Maumere Ciduk Kawanan Nelayan Sikka Bom Ikan di Perairan Flotim

POS-KUPANG.COM|MAUMERE--Sepuluh nelayan asal Desa Parumaan, Kecamatan Alok Timur dan Desa Kolisia, Kecamatan Magepanda, Kabupaten Sikka, Pulau Flores, Rabu (12/2/2020) sekitar pukul 00.00 Wita ditangkap personil Pangkalan TNI AL (Lanal) Maumere,ketika membom ikan di Peraitran Desa Lamatutu, Kecematan Tanjung Bunga, Kabupaten Flotim.

Saat ini, ke-10 nelayan bersama barang bukti bahan peledak telah diamankan di Mako Lanal Maumere untuk menjalani proses hukum.

Komandan Lanal Maumere, Kolonel (Marinir) Totok Nurcahyanto, menggelar konferensi pers di Lanal Maumere, Kamis (31/2/2020) siang membeberkan penangkapan kawanan nelayan ini.

Penangkapan nelayan pembom ikan perdana di awal tahun 2020 merupakan yang terbesar dengan 10 pelaku. Pada 2019, Lanal Maumere juga menciduk sejumlah nelayan dari dua kali pemboman ikan di perairan Flotim.

Ke-10 nelayan yang menjalani penahanan di Lanal yakni Saldi (24), Suhail (28), Yasir (24), Ilham (21), Rizal (33), Anwar (32), Zikra (54), Hadis (30), : Saibatul (42), dan H. Nasir (60).

Kolonel Totok menyatakan penyidikan para pelaku dilakukan di Lanal Maumere. Berkasnya diserahkan kepada Kejaksaan Nageri Maumere dibawa ke penuntutan di Pengadilan Negri Maumere.

Kepala Kejaksaan Negri Maumere, Azman Tanjung, S.H, turut hadir dalam jumpa pers memberi apresiasi kepada Lanal Maumere berhasil menangkap pembom ikan.

Azman Tanjung mengecam tindakan para pelaku yang telah merusak seluruh biota laut.

‘Kami akan bekerja sama membawa kasus ini sampai persidangan,” tandas Azman.

Apreasi juga disampikan Plt Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sikka, Paul Bangkur. Ia menyebut, penangkapan nelayan pemboman ikan telaj menyelamatkan perusakan biota laut dari kerusakan yang lebih dasyat.

Miliki Gejala Yang Sama, Begini Caranya Membedakan DBD dan Leukimia

Viral Video Lucinta Luna Dipanggil Mas Fatah, Polisi Sebut Kekasih Abash Punya Tiga Inisial Nama

Jumpa pers ini dihadiri Palaksa Lanal Maumere, Letkol Laut (PM) Mucshin Wibowo, Pasop Lanal Maumere, Mayor Laut (P) M. Ilham Agus, Danden Pomal Lanal Maumere, Mayor Laut (PM) Edy Wibowo, dan Pasintel Lanal Maumere, Mayor (Marinir) Ricky Sandro. (Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Euginius Mo’a).

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved