Warga Selalejo dan TNI Berjibaku Bersihkan Material Longsor di Mauponggo
Akses transportasi hanya bisa dilalui kendaraan roda dua namun sangat lincin dan mesti berhati-hati saat melintas.
Penulis: Gordi Donofan | Editor: Rosalina Woso
Warga Selalejo dan TNI Berjibaku Bersihkan Material Longsor di Mauponggo
POS-KUPANG.COM | MBAY --Warga Desa Selalejo bersama sejumlah anggota TNI dari Makodim 1625/Ngada berjibaku membersihkan material longsor di Desa Selalejo Kecamatan Mauponggo Kabupaten Nagekeo, Sabtu (8/2/2020).
Warga bersama anggota TNI bergotong-royong membersihkan dengan alat seadanya seperti sekop mengangkut material batu dan tanah di jalan yang menghubungkan Selalejo dan Mauponggo ibu kota Kecamatan.
Kepala Desa Selalejo, Kun Senda, menyampaikan ruas jalan tersebut terputus akibat material longsor menutupi badan jalan.
Akses transportasi hanya bisa dilalui kendaraan roda dua namun sangat lincin dan mesti berhati-hati saat melintas.
Berkat koordinasi serta kerjasama semua pihak material tersebut sudah dibersihkan. Saat ini semuanya sudah aman dan jalan sudah bisa dilintasi. Material sudah dibersihkan oleh warga Desa Selalejo bersama TNI.
Kun Senda menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang dengan caranya masing-masing telah membantu meringankan beban masyarakat Selalejo membersihkan material longsor di jalan raya.
Kun mengaku jika tidak ada kerjasama semua pihak, masyarakat Selalejo akan pasrah saja. Karena memang kondisinya sangat tidak bisa dikerjakan sendiri oleh masyarakat.
Banyaknya titik longsor dan luasnya area terdampak sehingga sangat membutuhkan bantuan semua pihak membersihkan material disana.
Kun menyampaikan saat ini dirinya bersama masyarakat hanya berharap agar tidak terjadi lagi tanah longsor.
Kun mengaku sangat bersyukur saat terjadi tanah longsor tidak ada korban jiwa.
Jalan Tertimbun Material Longsor
Sebelumnya, hujan lebat yang mengguyur Desa Selalejo di Kecamatan Mauponggo menyebabkan tanah longsor, Kamis (6/2/2020) malam.
Tanah longsor tertimbung di jalan menuju Selalejo dan menuju Mauponggo di Kabupaten Nagekeo.
Kepala Desa Selalejo, Yohanes Fakunda Senda, kepada POS-KUPANG.COM, membenarkan kejadian tersebut.