Kisah Inspiratif

Isteri Meninggal, Sopir Angkot Bawa Bayinya Saat Kerja,Impiannya Untuk Sang Buah Hati Sungguh Mulia

Kisah inspiratif datang dari seorang pria juga seorang ayah yang rela mengurus anak-anaknya di tengah kesibukannya sebagai sopir angkot.

Editor: Adiana Ahmad
(TRIBUN JATENG/IWAN ARIFIANTO
Nurul Mukminin, sopir angkot bawa bayi saat kerja 

Tidak berselang lama, Bilqis akhirnya menangis.

Sebotol susu formula yang dibeli Nurul seharga Rp 34 ribu per 200 gram masuk ke dalam mulut bayinya.

Bilqis pun diam, ayahnya lalu menggendong dengan kain.

"Ini sebentar lagi tidur, habis ini saya bawa melihat antrean angkot.

Kalau sudah jatah saya, baru saya narik lagi, " jelasnya.

Nurul sengaja memandikan anaknya di toilet terminal lantaran lebih mudah.

Kalau mandi di rumah, dia kesulitan karena harus meminta air ke tetangga.

"Di terminal sekalian mangkal angkot sekalian mandikan anak.

Sehabis mangkal sampai pukul 10.30 WIB, baru jemput anak saya yang satunya di SD Pancasila," paparnya.

Nurul dan Bilqis setiap hari berangkat bekerja dari rumah kontrakannya di Karangsari Timur, Wonosari, Kecamatan Ngaliyan pukul 06.00.

Hi Moms, Perlu Pahami Tentang Frekuensi Buang Air Besar Bayi

Mereka pulang sekitar pukul 22.00.

Aktifitas Nurul Mukminin seorang sopir angkot ketika mengurus anaknya, Jumat (7/2/2020). (Tribun Jateng/Iwan Arifianto)
Aktifitas Nurul Mukminin seorang sopir angkot ketika mengurus anaknya, Jumat (7/2/2020). (Tribun Jateng/Iwan Arifianto) ()

Ibunda Bilqis, Ariani Dwi Setyowati (21), telah meninggal pada November 2019 lalu.

Ketika berangkat, Nurul sekaligus mengantarkan anaknya yang pertama, Balqis Choirun Najwa (7), pergi bersekolah di SD Pancasila Semarang.

Dia lantas menjemputnya pukul 10.30 saat Balqis pulang sekolah.

Setelah itu, mereka bertiga bersama di dalam angkot sampai malam.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved