Masyarakat & TNI Bersihkan Material Longsor di Mauponggo Hari Ini
hujan lebat yang mengguyur Desa Selalejo di Kecamatan Mauponggo menyebabkan tanah longsor, Kamis (6/2/2020) malam.
Penulis: Gordi Donofan | Editor: Rosalina Woso
Hari Ini Masyarakat dan TNI Bersihkan Material Longsor di Mauponggo
POS-KUPANG.COM | MBAY -- Telah terjadi tanah longsor di Desa Selalejo Kecamatan Mauponggo Kabupaten Nagekeo.
Tanah longsor menyebabkan jalan diwilayah itu tertimbun material longsor.
Akibatnya arus lalu lintas menuju Selalejo dan menuju Mauponggo untuk sementara tidak bisa lintas.
Kendaraan yang bisa lewat hanya roda dua itupun harus berhati-hati karena licin dan tanah kembali longsor.
Kepala Desa Selalejo, Kun Senda, mengaku pihaknya sudah melaporkan kepada Pemda Nagekeo.
Kun mengaku sesuai rencana hari ini warga masyarakat bersama anggota Kodim 1625/Ngada akan membersihkan material longsor.
"Iya dengan masyarakat hari ini bersama babinsa dari Koramil dan mungkin dari Kodim 1625/Ngada juga turun. Exavator sudah tiba di Pusu," ujar Kun Senda, kepada POS-KUPANG.COM Sabtu (8/2/2020).
Tanah Longsor di Mauponggo
Sebelumnya, hujan lebat yang mengguyur Desa Selalejo di Kecamatan Mauponggo menyebabkan tanah longsor, Kamis (6/2/2020) malam.
Tanah longsor tertimbung di jalan menuju Selalejo dan menuju Mauponggo di Kabupaten Nagekeo.
Kepala Desa Selalejo, Yohanes Fakunda Senda, kepada POS-KUPANG.COM, membenarkan kejadian tersebut.
Kades Yohanes menyebutkan hujan lebat diwilayah tersebut menyebabkan longsor dan tanah longsor menutup jalan raya. Sehingga mengganggu arus transportasi bagi warga.
"Longsor di badan jalan, Alalai, Ulupusu, Ekotoba, Lowokana. Betul menuju Selalejo, sementara kendaraan bisa lewat sampai di Pusu. Ke Wolotoba dan ke Mauponggo tidak bisa lewat hanya motor saja yang bisa lewat," ujar Kades Yohanes.
Yohanes mengaku sebelumnya dirinya sudah melaporkan kejadian longsor diwilayah itu minggu lalu.