Kementerian Perhubungan Izinkan Pesawat China Jemput Warga Negaranya di Bali, Tapi Ini Syaratnya

Pihak Kementerian Perhubungan izinkan pesawat China jemput warga negaranya di Bali, tapi ini syaratnya

KOMPAS.com/Istimewa
Penerbangan atau pesawat terakhir ke China yang dilayani Bandara Ngurah Rai sebelum penutupan sementara per 5 Februari 2020. 

Pihak Kementerian Perhubungan izinkan pesawat China jemput warga negaranya di Bali, tapi ini syaratnya

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Pihak Kementerian Perhubungan telah memberi izin pesawat asal China untuk menjemput warga negaranya yang masih di Bali. Penjemputan akan dilakukan oleh maskapai China Eastern Ailines dengan tipe pesawat B 737-800 NG pada hari ini, Sabtu (8/2/2020).

Kendati begitu, dalam penjemputan tersebut ada beberapa aturan yang harus ditaati. Pertama, penerbangan dari Guangzhou ke Denpasar dan ke Wuhan itu harus tanpa penumpang umum.

Kapan Jalan Fatubenao Dikerjakan? Ini Tanggapan Kadis PUPR Kabupaten Belu

Kedua, saat tiba di Bandara Ngurah Rai Bali, pesawat penjemput itu akan ditempatkan jauh dari parkir pesawat reguler.

Ketiga, akan dilakukan proses disinfektan oleh petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kemenkes setelah pesawat mendarat.

Keempat, proses check in, ruang tunggu dan boarding gate disediakan secara khusus oleh penyelenggara bandara dengan pengawasan dari instansi masing-masing yaitu KKP, Otoritas Bandara (Otban) IV Bali, PT. Angkasa Pura (AP) 1, TNI dan Polri.

The Liking Bias Sosial ala Joe Girard

Kelima, sebelum penumpang menaiki pesawat, dilakukan pemeriksaan kesehatan menggunakan Thermo Scanner oleh petugas KKP di ruang tunggu dan dicek ulang oleh petugas medis Tiongkok di tangga pesawat.

Keenam, petugas ground handling dan KKP yang memasuki pesawat harus memakai pakaian proteksi sesuai standar.

"Kemenhub telah menerbitkan persetujuan Penerbangan Irreguler dari Guangzhou-Denpasar-Wuhan (CAN-DPS-WUH) guna mengangkut Warga Negara RRT yang berada di Bali. Penerbangan dilakukan oleh maskapai China Eastern Ailines dengan tipe pesawat B 737-800 NG," ujar Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub Hengki Angkasawan dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (8/2/2020).

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi menyampaikan penerbangan langsung dari dan ke China akan ditunda untuk sementara waktu mulai hari Rabu (5/2/2020).

Halaman
12
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved