SDI Udak Butuh Bantuan Pemkab Lembata
SDI Udak berada di Desa Udak Melomatan, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata
Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM | LEWOLEBA - Suasana belajar di Sekolah Dasar Inpres ( SDI) Udak yang cukup terisolir cukup terganggu di tengah minimnya ruang kelas. Sekolah ini berada di Desa Udak Melomatan, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata.
Dalam reses dan kunjungan Ketua DPRD Lembata Petrus Gero ke SD Inpres Udak, Kepala SDI Udak Servasius Ola Ujan meminta Dinas PKO Kabupaten Lembata agar memperhatikan serta mengucurkan bantuan untuk membangun ruang kelas baru. Maklum, sekolahan itu punya siswa 38 orang dengan tujuh ruangan lokal, seperti 6 ruang kelas, dan 1 ruang guru, tanpa Unit Kesehatan Sekolah (UKS), dan ruang kepala sekolah serta perpustakaan sekolah.
• Para Siswa SMPN 2 Waingapu Belajar Tertib Berlalu Lintas
Menurut dia, kondisi semacam ini kurang optimal dalam aktivitas belajar mengajar. Padahal, SD Inpres Udak ini sudah cukup tua usianya. Pihaknya melalui kujungan ketua DPRD Lembata Petrus Gero berharap ada bantuan dari Dinas Pendidikan Lembata untuk mendirikan ruang tambahan bagi siswa didik.
"Hingga sekarang belum juga ada dan khusus kelas beberapa kelas kita atur jadwal belajarnya, ada kelas harus rela ditempatkan di ruang yang bukan ruangan kelas yang ukurannya tidak standar sebagaimana bangunan ruang kelas lainnya, tutur Servas, Jumat (7/2/2020).
• DBD Tak Terkendali, Pasien Tidur di Lorong di IGD RSUD Maumere
Dengan kondisi kekurangan ruang belajar dan beberapa ruang lainnya, ia berharap ada kepedulian Pemkab Lembata membangun ruangan kelas baru yang lebih representatif.
"Pemerintah segera membangunkan ruang baru sehingga proses belajar mengajar sebagaimana yang diharapkan. Pasti harapan kami dari seluruh dewan guru agar pemerintah segera membantu. Kalau tidak, maka kasian anak-anak kami," ucapnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo)