Wabup Sikka Tantang PPL Rubah Perilaku Kelompok Tani, Ini Tujuannya
Seratus empat puluh lebih penyuluh pertanian lapangan (PPL) Kabupaten Sikka, Selasa (4/2/2020) mengikuti Rakor Penyuluh Pertanian di Ka
Penulis: Eugenius Moa | Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM, MAUMERE---Seratus empat puluh lebih penyuluh pertanian Lapangan (PPL) Kabupaten Sikka, Selasa (4/2/2020) mengikuti Rakor Penyuluh Pertanian di Kantor Dinas Pertanian Sikka di Kota Maumere, Pulau Flores.
PPL diharapkan fokus mengikuti kegiatan, menyerap informasi yang baik, sehingga ketika pulang ke lapangan membawa informasi yang berguna yang bisa mengubah cara kelompok untuk kerja keras dan kerja tuntas.
Permintaan itu disampaikan Wakil Bupati Sikka, Romanus Woga, k membuka Rakor dihadiri PPL di 147 desa, 13 kelurahan, petugas POPT, pengurus KTNA dan kepala BPP.
• Kapolsek Weliman Kumpulkan Kepala Desa Bahas Tiga Hal Penting
“Menjadi PPL harus berpikir menjadi pemimpin, berpikir kepentingan masyarakat. Jadi PPL menjadi pemimpin kelompok-kelompok tani petani. Ketika menjadi pemimpin, kita kehilangan hak berpikir diri sendiri,” kata Romanus.
• Dinas PKO Kabupaten Lembata Panggil Oknum Guru dan Kepala SMPK Sint Petrus Lolondolor
Romanus menyemangati PPL harus memiliki keyakinan bahwa PPL bisa menjadi penyuluh dan pelatih yang baik yang bisa mengubah pola dan cara kerja anggota kelompok tani.
Rakor triwulan satu membahas program dan kegiatan penyelenggaraan tahun 2020, merumuskan langka percepatan implementasi program Komando Strategis Pertanian (Kostratani). Kemudian merumuskan langkah percepatan pemanfaatan KUR kolaborasi dan sinergosotas dengan perbankan. mendorong partisipasi petani milenial mengembangkan unit bisnis pertanian. (laporan wartawan pos-kupang.com, eginius mo’a).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/pplkabupatensikkaselasa422020mengikuti.jpg)