Bupati Don Ingatkan Perhatikan Hak Perempuan dan Anak

Bupati Nagekeo, Johanes Don Bosco Do, mengingatkan kepada warga masyarakat Aesesa Selatan agar memperhatikan hak-hak perempuan dan anak

Bupati Don Ingatkan Perhatikan Hak Perempuan dan Anak
POS-KUPANG.COM/GORDI DONOFAN
Suasana sertijab camat Aesesa Selatan di Jawakisa aula Kantor Camat Aesesa Selatan Kabupaten Nagekeo, Kamis (30/1/2020) 

POS-KUPANG.COM | MBAY -- Bupati Nagekeo, Johanes Don Bosco Do, mengingatkan kepada warga masyarakat Aesesa Selatan agar memperhatikan hak-hak perempuan dan anak.

Terutama kepada kaum laki-laki diminta untuk memperhatikan kesehatan perempuan dan anak-anak. Perhatikan kondisi kesehatan mereka agar kondisi mereka tetap baik dan mereka akan bahagia.

Bupati Don mengatakan, persoalan Stunting harus dimulai dari hulunya sejak kecil seorang anak perempuan. Perhatikan gizi makanan yang mereka konsumsi karena anak perempuan inilah nanti yang akan melahirkan generasi berikutnya.

Warga Diingatkan Tidak Boleh Sepelekan Gangguan Penyakit Jiwa

"Terutama kepada tetua adat, kamu laki-laki, tempatkan perempuan pada tempat pertama.
Jangan sampai ibu hamil tunggu mertua pulang dari kebun, baru makan. Perhatikan anak, karena mereka generasi penerus," ujar Bupati Don, saat dialog bersama masyarakat di Aula Kantor Camat Aesesa Selatan di Jawakisa, Kamis (30/1/2020).

Bupati Don menyampaikan mulai dari sekarang harus berpikir untuk generasi yang akan datang. Anak-anak harus mulai dipersiapkan mulai dari saat ini. Sehingga mereka tidak mengalami Stunting.

Butuh Waktu Beberapa Bulan Kembangkan Vaksin Virus Corona, Ini Kata Ilmuwan

Persoalan adat dan budaya memang penting namun harus memperhatikan kondisi kesehatan perempuan dan anak. Karena merekalah yang menjadi penerus generasi.

"Kalau stunting ini tidak bisa dikoreksi, memang kita kerja keras di hulunya. Jangan sampai itu terjadi, jika itu terjadi anak yang dilahirkan maka beban bagi kita kedepan," ujar Bupati Don.

Bupati Don meminta kepada seluruh warga agar berubah cara berpikir. Pola pikir lama yang terkesan lamban harus ditanggalkan.

Bergerak cepat dan mendahulukan kepentingan perempuan dan anak. Kondisi kesehatan mereka harus menjadi perhatian serius.

Pekerjaan yang berat jangan diberikan kepada mereka anak perempuan dan tugas-tugas yang bisa dikerjakan oleh seorang laki-laki wajib diselesaikan, jangan menjadi beban bagi kaum perempuan.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Nagekeo, Johanes Don Bosco Do, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Nagekeo Yos Denga, Wakil ketua II Kris Dua, Kapolres Nagekeo Agustinus Hendrik Fai, Ketua TP-PKK Kabupaten Nagekeo Yayik Pawitra Gati, Asisten I Setda Nagekeo, Imanuel Ndun, Sekretaris DPRD Nagekeo, Syukur Abdula Mane, Mantan Camat Aesesa Selatan, Ujang Dekresano dan ibu, para kepala desa se-Kecamatan Aesesa Selatan, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved