NTT Siaga Virus Corona
Masyarakat dan pemerintah daerah agar siaga penuh dalam mengantisipasi masuknya virus Corona di wilayah NTT
Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Alfons Nedabang
"Hari ini kami sudah di Bandara Komodo, tempat kami di ruang kedatangan. Kami ada dua orang sedangkan dokter kemungkinan hari Kamis baru ada," kata Marsel.
• Pemkot Kupang Terima Kunjungan Komisi X DPR RI, Herman Man Singgung Mutu & Infrastruktur Pendidikan
Selain bandara, thermal scanner juga ditempatkan di PLBN di wilayah kerja Kantor Imigrasi Atambua. PLBN Mota'ain, PLBN Motamasin dan PLBN Wini memiliki CIQ (Custom, Immigration, Qarantine) dan dilengkapi alat thermal scanner.
"Sejauh ini belum ada laporan dari petugas kesehatan karantina terkait adanya pelintas batas yang terdeteksi infeksi virus corona. Meski demikian, Imigrasi tetap meningkatkan kewaspadaan dan koordinasi lintas instansi yang bertugas di PLBN," kata Kepala Kantor Imigrasi Atambua, KA Halim, Jumat (24/1/2020).
Halim yakin, pemeriksaan oleh petugas Bea dan Cukai, Imigrasi dan Karantina dapat mencegah masuknya virus Corona ke Indonesia.
• 8 Icon Baru Kota Kupang dan Filosofinya
Selain tiga PLBN, Halim menyebut ada empat pos lintas batas tradisional, yaitu Turiskain, Haumeniana, Builalu dan Laktutus.
Koordinator Karantina Wilayah Kerja PLBN Wini, dr Hindarti Apri Handayani menjelaskan, pihaknya sudah memasang thermal scanner untuk mendeteksi kesehatan setiap pelintas batas.
Menurut Hindarti, belum ada satu orang pun pelintas batas dari negara tetangga Timor Leste yang terdeteksi virus Corona.
"Selama ini belum ada pelintas batas yang terdeteksi. Karena di Timor Leste kan belum ada kasus juga. Kita kebanyakan pelintasnya dari Dili dan Oecusi. Dan disana belum ada laporan kasusnya," kata Hindarti, Jumat (24/1/2020).
• TPI Oeba Kupang NTT Jadi Pintu Keluar Penyelundupan WNA China Ke Australia
Hindarti menyebut pihaknya mempunyai dua unit thermal scanner. Namun terpakai baru satu unit karena pintu keberangkatan PLBN Wini belum dibuka.
"Kita sudah ada dua alat thermal scanner. Cuman yang dipasang baru satu, di depan counter. Tapi kalau nanti pintu keberangkatannya di buka kita juga akan pasang di pintu keberangkatan juga," terangnya.
Kepala Balai Karantina Kupang, Nur Hartanto mengatakan, sudah berkoordinasi dengan petugas kesehatan di PLBN Motaain dan Motamasin terkait upaya antisipasi virus Corona agar tidak masuk ke Indonesia.
Menurut Nur, di PLBN ada petugas KKP yang menangani masalah seperti ini. PLBN juga sudah memiliki alat deteksi suhu badan.
• Tes Kepribadian, Lihat Karaktermu Berdasarkan Angka Tanggal Lahir, Benarkah Kamu Pemaaf?
"Belum ada laporan. Belum ditemukan adanya pelintas yang terinveksi virus corona," ujar Nur ketika dihubungi via telepon, Jumat (24/1/2020).
Nur mengatakan, petugas karantina memperketat pengawasan dan pemeriksaan terhadap hewan, produk hewan seperti daging, sosis atau produk yang berpotensi membawa virus Corona.
Sementara itu Wakil Direktur RSUD Prof Dr WZ Johannes Kupang, dr Stefanus D Soka apabila virus Corona masuk ke NTT, maka RSUD Prof Dr WZ Johannes akan menjadi rumah sakit rujukan utama.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/cegah-virus-corona-koordinator-karantina-wilayah-kerja-plbn-wini-pasang-alat-thermal-scanner.jpg)