Rabu, 6 Mei 2026

3 Roket Kembali Hantam Kedubes Amerika Serikat di Baghdad, Irak Bisa Jadi Medan Perang, Info

satu orang terluka dalam serangan itu. Namun berdasarkan laporan sumber keamanan kepada Reuters via BBC, tiga orang mengalami cedera.SITUASI di Irak

Tayang:
Editor: Ferry Ndoen
Pos Kupang/Reuters
Tentara Irak menembakkan roket ke arah militan ISIS dalam pertempuran melawan mereka, dekat kompleks militer Ghozlani, selatan Mosul, Irak, Kamis (23/2/2017). (REUTERS/Alaa Al-Marjani) 

Operasi itu membuat para pendukung Hashed melakukan demonstrasi yang merangsek hingga zona hijau Kedubes AS di Baghdad.

Kemudian pada 3 Januari, drone MQ-9 Reaper membunuh jenderal top Iran, Qasem Soleimani, bersama dengan pimpinan Hashed, Abu Mahdi al-Muhandis.

Keduanya tewas setelah kendaraan yang mereka tumpangi dihantam rudal drone Reaper saat berada di Bandara Internasional Baghdad.

Teheran pun membalas dengan menyerang dua pangkalan AS di Ain al-Assad dan Irbil pada 8 Januari, di mana 34 tentara dilaporkan mengalami cedera otak.

Dari Distrik Zarafaraniyah
Sementara itu, konflik berlanjut dengan serangan tiga roket di dekat kawasan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Baghdad, Irak, Selasa (21/1/2020) pagi, atau lima hari sebelum serangan roket pada MInggu (26/1/2020) lalu.

Dua dari tiga roket jenis Katyusha tersebut jatuh di dalam kawasan yang masih masuk zona hijau Baghdad.

Melansir The Guardian, kawasan itu merupakan area yang dijaga dengan ketat.

Pemain Asing Baru Arema FC Ternyata Bukan Eks Pemain Persib Bandung, Transfer Liga 1 2020, Info

Di dalamnya terdapat gedung-gedung pemerintahan dan urusan luar negeri, termasuk Kedutaan Besar Amerika Serikat beserta pegawainya.

Kepolisian Baghdad menyebutkan, roket diluncurkan dari Distrik Zarafaraniyah di luar wilayah ibu kota Irak tersebut.

Reporter BBC melaporkan, di dalam gedung Kedubes AS di Irak itu terdengar suara alarm yang diikuti dengan imbauan kepada semua orang untuk berlindung.

Juru bicara militer AS yang ada di sana mengaku, mendengar suara roket tersebut jatuh di sekitar kompleks militer dan kedutaan.

Petugas mengatakan, tidak ada korban jatuh dalam kejadian pagi tadi.

Bentrokan antardemonstran dan petugas berwajib di Irak, Senin (20/1/2020). (Hadi Mizban/AP via Kompas.com)
Aksi protes tewaskan 3 orang
Sehari sebelumnya, The Associated Press melaporkan bahwa protes kembali muncul di Baghdad dan menelan korban tewas sebanyak tiga orang.

Sementara puluhan lainnya mengalami luka-luka, termasuk 14 petugas kepolisian Irak.

Misil atau Rudal Fateh-110 yang Diduga digunakan Iran untuk membombardir pangkalan militer AS di Irak.
Misil atau Rudal Fateh-110 yang Diduga digunakan Iran untuk membombardir pangkalan militer AS di Irak. (twitter@BabakTaghvaee)

Protes kembali melonjak di Baghdad pada hari Senin dengan setidaknya tiga orang tewas dan puluhan lainnya terluka, menurut The Associated Press.

Sumber: Warta Kota
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved