Harun Masiku Jadi Buronan KPK

Mulai Terusik, Ketua KPK Ultimatum Oknum yang Sembunyikan Harun Masiku, Ancamannya Tidak Main-main!

Ketua KPK, Firli Bahuri ultimatum oknum pihak yang sebunyikan Harun Masiku, ancamannya tidak main-main

Mulai Terusik, Ketua KPK  Ultimatum Oknum yang Sembunyikan Harun Masiku, Ancamannya Tidak Main-main!
Dokumentasi KPU
Harun Masiku Politisi PDIP jadi buronan KPK 

Pasalnya, partai politik berupaya memaksakan kehendak kepada KPU agar caleg tertentu dapat ditetapkan sebagai kandidat terpilih, meski perolehan suaranya kalah dari caleg lain.

 Adrianus Talli : Walikota Kupang Jefri Riwu Kore Sudah Ubah Wajah Ibu Kota NTT

 Jangan Panik Saat Hujan Badai dan Petir Ini Doa yang Wajib Kamu Doakan Bersama Keluarga

"Kurang lebih (sama). Itu sebetulnya upaya yang keliru dan bahkan merusak sistem pemilu. Apa yang terjadi, gangguan-gangguan yang terjadi di republik ini, harus dihentikan," kata Hadar saat dihubungi Kompas.com, Jumat (10/1/2020).

"Kalau tidak, demokrasi kita ini berantakan terus. Buat apa rakyat diajak untuk memilih, tetapi parpol bisa mengubah seenaknya dan berupaya melalui pengadilan," imbuh dia.

Pola Mulan Jameela

Dalam kasus Mulan Jameela, Hadar mengatakan, Gerindra beberapa kali berupaya mengubah putusan KPU dengan hasil sidang atas gugatan yang dilayangkan sembilan caleg Gerindra ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Mulan yang maju dari Dapil XI Jawa Barat yang meliputi wilayah Kabupaten Tasikmalaya dan Kota Tasikmalaya, sedianya hanya mampu meraup 24.192 suara.

 Mengenal Rodiyah, Perempuan Viral dengan Teriakan Gubernur DKI Rasa Presiden untuk Anies Baswedan

 Hasto Kristiyanto Bersedia Datang Jika Dipangil KPK, PDIP Minta Harun Masiku Menyerahkan Diri

Suara yang diperoleh istri dari musisi Ahmad Dhani itu sebenarnya tidak mampu membuatnya lolos ke kursi Senayan.

Namun kemudian, ia menggugat Partai Gerindra ke PN Jaksel.

Dalam gugatannya, ia ingin agar DPP Partai Gerindra memiliki hak untuk menetapkan para penggugat sebagai anggota legislatif terpilih karena suara pemilih partai yang lebih besar dari pemilih caleg langsung.

Hasilnya, majelis hakim PN Jaksel pun mengabulkan gugatan tersebut.

Halaman
1234
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved