Kamis, 16 April 2026

Dinas Perikanan Dan Kelautan Ende Akui Masih Terjadi Pemboman Ikan

Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Ende mengakui masih kerap terjadi aksi pembomnan ikan terutama di kawasan pantai

Penulis: Romualdus Pius | Editor: Rosalina Woso
Pos Kupang/Romualdus Pius
Kadis Perikanan dan Kelautan Kabupaten Ende, Ir Muslim Rauf 

Dinas Perikanan Dan Kelautan Ende Akui Masih Terjadi Pemboman Ikan

POS-KUPANG.COM|ENDE--Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Ende mengakui masih kerap terjadi aksi pembomnan ikan terutama di kawasan pantai selatan arah Kota Ende.

Kepala Dinas (Kadis) Kelautan dan Perikanan Kabupaten Ende, Muslim Rauf mengatakan hal itu kepada Pos Kupang.Com, Senin (27/1) di Ende ketika dikonfirmasi mengenai kasus pemboman ikan di Kabupaten Ende.

Muslim Rauf mengatakan berdasarkan data dan laporan yang mereka terima dari masyarakat menyebutkan bahwa kasus pemboman ikan memang kerap terjadi di pesisir pantai selatan arah Kota Ende.

“Kalau beberapa tahun lalu kasus pemboman ikan kerap terjadi kawasan utara Kota Ende namun saat ini sesuai informasi yang kami terima dari masyarakat menyebutkan bahwa kasus pemboman ikan mulai marak terjadi di kawasan pantai selatan,”kata Muslim.

Menurut Muslim kasus pemboman ikan yang terjadi di wilayah Kabupaten Ende dikarenakan masih lemahnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kelestarian alam di wilayah laut.

“Oknum yang melakukan pemboman terkadang bermain kucing-kucingan dengan aparat keamanan karena kalau ada petugas mereka tidak bom namun tak kala tidak ada petugas keamanan mereka baru melakukan aksinya,”kata Muslim.

Muslim mengatakan untuk mengatasi aksi pemboman ikan di wilayah perairan Kabupaten Ende, Dinas Perikanan Kabupaten Ende bekerjasama dengan semua unsur terkait seperti Pos TNI AL dan juga Sat Pol Air Polres Ende untuk bersama-sama melakukan pengawasan agar tidak terjadi aksi pemboman.

“Pemboman memang terjadi terutama pada wilayah yang jauh dari jangkaun pengawasan petugas seperti di daerah perbatasan antara kabupaten,” kata Muslim.

Ketiadaan Speed Boat Jadi Alasan Lemahnya Pengawasan Pemboman Ikan Di Ende

Ketiadaan speed boat (kapal cepat-red) menjadi alasan lemahnya pengawasan aksi pemboman ikan di kawasan pantai selatan, Kota Ende.

Kepala Dinas (Kadis) Kelautan dan Perikanan Kabupaten Ende, Muslim Rauf mengatakan hal itu kepada Pos Kupang.Com, Senin (27/1) ketika dikonfirmasi mengenai pengawasan dari Dinas Perikanan Kabupaten Ende dalam mengawasi aksi pemboman ikan di Kabupaten Ende.

Muslim Rauf mengatakan bahwa saat ini Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Ende memiliki speed boat namun ditempatkan di kawasan utara Kabupaten Ende.

“Saat itu kita tempatkan speed boat di kawasan utara dengan pertimbangan saat itu marak terjadi aksi pemboman ikan di kawasan utara sehingga mudah melakukan pengawasan,” kata Muslim.

Namun demikian ketika speed boat ditempatkan di utara justru malahan terjadi aksi pemboman ikan di kawasan selatan Kota Ende.

Melihat Persiapan NTT Menuju PON XX 2020

Rentannya Produksi Pangan NTT Musim Ini

Oleh karena itu dalam waktu dekat pihaknya akan memindahkan speed boat ke kawasan selatan sehingga mudah melakukan pengawasan aksi pemboman ikan di kawasan pantai selatan

Muslim mengatakan terlepas dari pengawasan petugas semestinya dalam diri warga memiliki kesadaran untuk tidak melakukan aksi pemboman ikan karena hal itu berdampak negative terhadap ekosistem yang ada di laut.(Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Romualdus Pius)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved