Rabu, 15 April 2026

Harun Masiku Jadi Buronan KPK

Presiden Jokowi Peringatkan Yasonna Laoly: Hati-hati! Ada Apa?

Presiden Jokowi mulai merespon kritikan dan desakan agar memecat Menteri Hukum dan HAM, Yasona Laoly. Jokowi akhirnya peringatkan Yasonna

Editor: Adiana Ahmad
tangkapan layar youtube Sekretariat Presiden
Presiden Jokowi di Istana Negara 

"Kalau ada yang bertanya belum ngerti urusan diplomasi pertahanan," kata Jokowi.

Hingga saat ini, tercatat sudah ada tujuh negara yang dikunjungi Prabowo.

Kritik kepada Prabowo sebelumnya datang dari Partai Keadilan Sejahtera, salah satu parpol yang mengusungnya pada Pilpres 2014 dan 2019.

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengingatkan mengenai pesan Presiden Joko Widodo yang sempat menyatakan bahwa kunjungan atau studi ke luar negeri juga bisa dilakukan melalui ponsel.

"Pak Jokowi saat 16 Agustus 2019 lalu mengingatkan agar meminimalkan kunjungan ke luar negeri. Bahkan secara demonstratif beliau menunjukkan via HP-nya, kunjungan luar negeri bisa melalui HP (ponsel). Dunia sudah terkoneksi," kata Mardani kepada wartawan, Jumat (17/1/2020).

 Disebut-sebut Capres 2024, Anies Baswedan-Sandiaga Uno Janji Tak Khianati Prabowo Pada Pilpres 2024

Selain itu, kata dia, kunjungan kerja ke luar negeri mesti memiliki tujuan yang jelas.

Mardani berharap ada timbal balik yang setimpal dari kunjungan kerja Prabowo ke tujuh negara itu.

"Kunjungan ke luar negeri monggo saja dilakukan, tetapi mesti dipastikan return on investment-nya jauh lebih baik. Dan semua perlu disampaikan kepada publik secara transparan," ujar Mardani.

Prabowo sebelumnya sudah memberi penjelasan bahwa kunjungannya ke luar negeri itu demi kepentingan negara, utamanya dalam hal alutsista.

"Memang kita butuh untuk keliling, menjajaki kemungkinan-kemungkinan. Kita harus pelajari alutsista yang ada," ujar Prabowo di DPR, Senayan, Jakarta, Senin (20/1/2020).

 Prabowo Santai Tanggapi Isyarat Jokowi Soal Sandiaga Uno Jadi Presiden di 2024

Menurut Prabowo, pemerintah perlu menjajaki peluang agar negara-negara lain mau menjual alutsista mereka kepada Indonesia.

"Kita juga harus minta dukungan dari negara-negara lain karena belum tentu alutsista itu diberi kepada kita untuk dibeli," ucapnya.(*)

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/2
Tags
Presiden Jokowi
peringatkan
Yasonna Laoly
Menteri Hukum dan HAM
ada apa
POS-KUPANG.COM
https://kupang.tribunnews.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved