Banjir di Elar Selatan, Bahu Jembatan Wae Nimbar Patah, Begini Kondisinya Kendaraan Tak Bisa
Banjir bandang akibat hujan deras di Kecamatan Elar Selatan, Kabupaten Manggarai Timur selama dua hari, Sabtu (18/1/2020) dan Minggu (19/1/2020)
Penulis: Aris Ninu | Editor: Ferry Ndoen
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu
POS-KUPANG-COM-BORONG-Banjir bandang akibat hujan deras di Kecamatan Elar Selatan, Kabupaten Manggarai Timur selama dua hari, Sabtu (18/1/2020) dan Minggu (19/1/2020) membuat bahu Jembatan Wae Nimbar di Desa Sangan Kalo patah karena terkikis air.
Kerusakkan bahu jembatan itu membuat kendaraan roda empat tidak bisa melintas.
• Pemain Persib Bandung Ezechiel Kandas di Bhayangkara FC, Lihat Nilai Transfernya Mega Bintang Ini
Laporan kerusakkan jembatan di daerah perbatasan Ngada dan Manggarai Timur sudah diterima BPBD Manggarai Timur.
• Arema FC Datangkan Striker Argentina Klub CA Alvarado, German Rivero Bursa Transfer MEMANAS
"Benar ada banjir lalu bahu Jembatan Wae Nimbar rusak. Jembatan itu berada di Elar Selatan dan merupakan ruas jalan kabupaten," kata Kalak BPBD Manggarai Timur, Anton Dergon saat dikonfirmasi POS-KUPANG.COM di Borong, Rabu (22/1/2020) pagi.
Ia menjelaskan, kerusakan jembatan di Elar Selatan ini telah disikapi BPBD dan Dinas PUPR Manggarai Timur.
• Reaksi Pria Ini Tak Terduga Saat Tahu Istri Gadaikan Anak Rp 1 Juta dan Buat Drama Penculikan
"Hari ini ada Tim BPBD dan PUPR ke lokasi agar ada langkah penanganan," papar Anton.(ris)
