DPRD NTT Ingatkan Manajemen RSU Johannes Perhatikan Stok Obat
Komisi V DPRD NTT mengingatkan kepada pemerintah dalam hal ini manajemen RSUD.Prof. W.Z. Johannes Kupang agar selalu memperhatikan stok obat di
Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Ferry Ndoen
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/KUPANG - Komisi V DPRD NTT mengingatkan kepada pemerintah dalam hal ini manajemen RSUD.Prof. W.Z. Johannes Kupang agar selalu memperhatikan stok obat di rumah sakit itu.
Hal ini disampaikan Anggota Komisi V DPRD NTT, Emanuel Kolfidus,S. Pd saat ditemui di Gedung DPRD NTT, Rabu (15/1/2020).
Menurut Emanuel, DPRD NTT terus mengingatkan agar stok obat atau ketersediaan obat di RSUD Prof.WZ. Johannes harus tetap terjaga. Karena rumah sakit itu sebagai lembaga pelayanan publik, khususnya untuk aspek kesehatan.
"Kita tetap mengingatkan agar kejadian kehabisan atau kelangkaan stok obat setidaknya tidak terulang lagi, terutama kepada pasien dengan kebutuhan khusus, artinya kepada pasien yang proses penanganannya atau pemberian obatnya tidak boleh ditunda," kata Emanuel.
Dijelaskan, selaku mitra pihaknya mengharapkan, agar rumah sakit betul- betul menyusun suatu manajemen logistik yang mantap untuk mencegah hambatan pelayanan terhadap masyarakat.
Terkait ketersediaan obat di rumah sakit pemerintah itu, Emanuel mengatakan, dalam rapat dengar pendapat dengan manajemen RSUD W,Z, Johannes Kupang, Komisi V DPRD NTT telah melakukan konfirmasi soal manajemen logistik termasuk stok obat khemoterapi.
"Saat itu, pihak rumah sakit menyatakan srok obat untuk khemoterapi aman dan masih tersedia. Manajemen rumah sakit juga mengaku telah menetapkan dalam SOP soal letersediaan obat dan juga d mekanisme pelayanan," katanya.
Dalam rapat bersama, lanjut Emanuel, manajemen siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
" Karena itu, kami harapkan komitmen pelayanan kesehatan terhadap masyarakat diperhatikan agar jangan terganggu," ujarnya.*)